in

3 Gili Lombok Utara dibangun Homestay senilai Rp 11 Miliar

Kondisi Homestay yang dibangun melalui dana KSPN

kicknews.today – Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) oleh Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Permukiman (DLHPKP) Lombok Utara di tiga gili, sudah mencapai 80 persen. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Perumahan DLHPKP KLU Subhan, Senin (30/11).

Menurutnya, program dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) itu sudah dikerjakan maksimal dan memasuki tahap akhir. Dengan anggaran mencapai Rp 11 miliar, pembangunan Homestay tersebut guna menunjang sarana dan prasarana di pulau eksotis dunia tersebut.

“Fisiknya sudah 80 persen kalau serapan anggarannya 70 persen. Batas pengerjaan kita sampai tanggal 6 Desember, kalau tidak memenuhi nanti tentu ada perpanjangan waktu,” ungkapnya.

Dijelaskan, dari estimasi 80 persen tersebut pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat secara swakelola itu hanya tinggal mengarah pada kamar mandi. Perihal detailnya, terdapat dua item pengerjaan yaitu Peningkatan Kualitas (PK) atau rehab dan Pembangunan Baru (PB). Untuk nilai perunit PK tercatat Rp 90 juta sementara khusus PB tercatat Rp 115 juta. Sedangkan total bangunan yang dikerjakan menggunakan APBN itu yakni sebanyak 98 unit.

“Jumlahnya 98 unit. Di Gili Air ada 38 unit, di Gili Trawangan 16 unit, dan di Meno ada 44 unit yang mulanya ada 26 unit. Karena di Meno sempat ada penambahan,” jelasnya.

Di Indonesia terdapat 5 lokasi yang mendapat sasaran program tersebut, NTB mendapatkan jatah 2 selain Lombok Utara Kuta Mandalika juga demikian. Ini merupakan program usulan dari tahun 2019 yang mana kala itu, lanjut Subhan, pihaknya juga mengusulkan Kawasan Senaru kendati karena minimnya tingkat kunjungan pun terjadinya pengurangan anggaran di pusat, maka Senaru dibatalkan.

“Di Lobar yang diusulkan ada Senggigi dan Sekotong, Lotim di Sembalun. Tapi yang disetujui kita dan Mandalika. Masyarakat bisa memanfaatkannya sebagai hunian atau disewakan untuk penginapan karena cukup besar mengingat tipenya 45,” katanya.

“Kita optimis bisa kejar pengerjaannya ini. Karena kemarin teman-teman suplier yang di tunjuk langsung oleh kelompok pun juga sudah sanggup,” pungkasnya. (iko)

What do you think?

Member

Written by rico winanda

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Memahami trik ‘sulap’ Benih Lobster jadi Koper LV, Jam Tangan Rolex dan Tas Chanel

Kenalan di Facebook, Siswi di Kota Bima diperkosa