in

Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB akan gelar lomba foto dan video tingkat nasional

Foto bersama BPPD NTB dan berbagai stakeholder pariwasata, akademisi, dan media (10/4/2021).

kicknews.today – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB akan menggagas lomba foto dan video promosi pariwisata tingakat nasional. Rencana ini telah dipaparkan dalam diskusi yang berkonsep coffee morning pada Sabtu (10/4).

Pertemuan tersebut merupakan kesempatan untuk silaturahmi sekaligus sharing tentang program serta menyerap aspirasi dari seluruh stakeholder pariwisata. Dalam acara ini, BPPD NTB mengundang seluruh stakeholder pariwisata baik dari akademisi, asosiasi sebagai perwakilan masyarakat,  media, dan industri. Acara diskusi ini dihadiri oleh Akademisi dari STP Mataram, Dr Halus Mandala, SHA (Senggigi Hotel Association) diwakili oleh Cherry Abdul Hakim, ASITA (Association of Indonesia  Travel Agent) diwakili oleh Bapak Sahnan,  PUTRI (Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia) diwakili oleh Bapak M.Tahrir , MHA (Mandalika Hotel Associatio) diwakili oleh Bapak Lalu Rata Wijaya, ASSPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) diwakili oleh Ahmad Ziadi.

Turut hadir juga asosiasi-asosiasi penting pendukung pariwisata  seperti AHM (Asosiasi Hotel Mataram), IPI (Insan Pariwisata Indonesia), MASATA (Masyarakat Sadar Wisata ), GENPI (Generasi Pesona Indonesia), SAPANA (Sahabat Pariwisata Nusantara), IHGMA (Indonesia Hotel General Manager Association), HSMA (Hotel Sales&Marketing Association), P3LS (Penyelam Profesional Pulau Lombok dan Sumbawa), KAPELA (Komunitas Penyelam Indonesia), Asosiasi Hiburan Senggigi serta Forum CSR NTB, juga dari beberapa perwakilan media massa.

Dalam kesempatan diskusi ini, BPPD NTB melalui ketuanya Ari Garmono, memaparkan beberapa program kegiatan jangka pendek, salah satunya adalah lomba foto dan video destinasi pariwisata tingkat nasional.

“Lomba ini selain untuk mendapat konten destinasi menarik dan unggul sebagai bahan promosi, juga sebagai upaya BPPD NTB untuk menarik minat wisatawan khususnya komunitas photo dan videografi”, jelasnya.

Adapun beberapa masukan penting dari Stakeholder dan media yaitu perlu adanya database kepariwisataan; seperti destinasi, aktivitas pariwisata, dan produk industri. Hal ini kan ditindak lanjuti oleh BPPD NTB melalui beberapa kegiatan riset termasuk riset pasar dan potensi destinasi dan produk sebagai bahan promosi.

Masukan lainnya terkait program BPPD juga perlu mengajak serta asosiasi  dalam pelaksanaan program promosi, dalam hal ini BPPD NTB menyambut positif karena dalam kegiatan promosi memang perlu adanya kerjasama antar stakeholder dan ini sudah tercantum dalam visi dan misi BPPD NTB.

Sementara dari sisi media, masukan tentang sinergitas dengan media sebagai salah satu stakeholder penting pariwisata perlu ditingkatkan. Masukan ini dijawab oleh BPPD NTB bahwa BPPD NTB selalu terbuka dan akan bekerjasama dengan media untuk kegiatan promosi. (red)

Editor: Annisa

Laporkan Konten