in

2 tahun setelah peresmian, Desa Wisata Bilelando Lombok Tengah masih terbelakang

Bupati Loteng Suhaili dan Gubernur NTB saat launching Desa Wisata 2019.

kicknews.today – Anggota DPRD Lombok Tengah (Loteng) Fraksi Partai Demokrat, Adi Bagus Karya Putra, menaruh perhatian terhadap perkembangan pariwisata di Loteng. Terlebih kawasan pariwisata baru yang nantinya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

“Salah satu yang menjadi perhatian saat ini yakni Wisata Bahari Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (4/6).

Dimana wisata bahari yang pernah dilaunching Pemda pada 2019 ini masih banyak kekurangan penunjang. Seperti akses jalan menuju spot wisata di Pantai Ujung Kelor. 

“Kawasan ini masih banyak kekurangan, sehingga harus menjadi perhatian,” katanya. 

Oleh karena itu, di tahun ini, Bagus memulai dengan membuat jalan terlebih dahulu. Akses jalan akan dibuka mulai dari Dusun Air Manis menuju Teluk Ujung Kelor.

“Berikutnya insya Allah menyediakan akses penunjang bagi masyarakat nelayan setempat,” ujar Sekjen DPD KNPI Lombok Tengah ini. 

Ia mengatakan, adapun tujuan dan harapan besar terhadap pembukaan akses penunjang kawasan ini, khususnya dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Sehingga diharapkan kedepan, selain menjadi kawasan wisata, juga disiapkan menjadi salah satu pusat pengadaan berbagai jenis menu makanan laut (seafood). 

“Seperti udang, kepiting, dan yang paling utama berbagai jenis ikan. Mengingat hasil laut di kawasan ini sangat melimpah. Ini yang kita inginkan bersama, bagaimana kawasan ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. 

Desa Wisata Bahari Bilelando diresmikan langsung oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah pada Minggu 17 Februari 2019. Desa tersebut menjadi desa pertama di Loteng yang mengusung konsep wisata bahari. (ade)

Editor: Annisa

Laporkan Konten