in

Senggigi mau Bersolek Setelah Lama Dilupakan , Apa yang Perlu Dibenahi?

Kawasan wisata pantai Senggigi

kicknews.today – Kawasan wisata pantai Senggigi yang dulu menjadi andalan destinasi wisata di Lombok Nusa Tenggara Barat kini tengah memasuki masa sulit. Pasalnya, banyak usaha pariwisata dari hotel besar hingga usaha-usaha pariwisata pendukung mulai kolaps.

Namun begitu, Pemerintah Daerah Lombok Barat sebagai pemangku daerah wisata senggigi tidak tinggal diam. Meskipun sebelumnya mengakui kalau sudah cukup lama melupakan bagaimana membangun kembali Senggigi.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dalam acara Gala Dinner peserta Lombok Friendly Travel Networking (FTN) yang digelar DPD Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Nusa Tenggara Barat (NTB), di Pendopo Bupati, Fauzan mengatakan proses revitalisasi senggigi sedang berjalan.

Insya Allah tahun (2020, red) ini Senggigi kita mulai lakukan revitalisasi. Mungkin kalau Bapak Ibu sekalian ke Lombok, ke Senggigi bulan Oktober atau November nanti, wajah Senggigi Insya Allah sudah lain,” ungkap Bupati Rabu (12/2).

Dikatakan, proses tender guna revitalisasi kawasan wisata Senggigi tersebut telah mulai berproses, sedangkan awal Maret mendatang direncanakan mulai pelaksanaan revitalisasi.

“Oktober-November penampakan dari kawasan wisata Senggigi itu sudah akan jauh berbeda, karena sudah terlalu lama dilupakan dan tidak pernah direvitalisasi,” tandasnya.

Sementara itu, Pegiat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi yang ditemui di Mataram, Minggu (16/2) berharap agar upaya revitalisasi kawasan Senggigi tidak dilakukan hanya menggunakan pendekatan proyek saja.

“Revitalisasi Senggigi jangan pendekatan proyek belaka. Jika ingin sukses dan berkelanjutan harus melibatkan semua unsur pentahelix : Akademisi, Bisnis, Community, Goverment (dari desa – pusat)
juga Media,” terangnya.

Menurut dia, revitalisasi Senggigi sebaiknya mencangkup hal yakni di bidang promosi dan yang ke dua di bidang infrastruktur. Dua hal ini minimal harus ada jika pemerintah sesius ingin Merevitalisasi kawasan wisata Senggigi.

“Di Bidang Promosi dengan membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah Lobar, memberikan insentif diskon/ layanan kepada para wisatawan yang berkunjung ke destinasi-destinasi yang ada di Lobar lalu yang terpenting ialah melakukan Re – Branding Senggigi sebagai destinasi pariwisata yang inklusif,” jelasnya.

Lalu yang ke dua dalam bidang infrastruktur, Taufan menyarankan agar pemerintah kembali memungsikan Pasar Seni menjadi Amphiteater bagi pusat pertunjukan budaya yang diselenggarakan secara reguler untuk wisatawan.

“Bangun open stage yang akan menjadi ikon senggigi di salah satu spot favorit wisatawan, tuntaskan pembangunan dermaga boat senggigi, bangun toilet bersih di titik-titik pesisir pantai dengan konsep ramah lingkungan,” katanya.

Kemudian yang tidak kalah pentingnya ialah penerangan Jalan Raya diperbanyak di wilayah Senggigi agar keamanan dan kesan nyaman selalu terjaga. (red.)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Seorang Nenek di Mataram Ditangkap saat Tunggu Pesanan Sabu

Pesawat Tempur Ditembak Yaman, Serangan Balik Arab Saudi – 31 Warga Sipil Tewas