in

Cegah Corona di Tiga Gili Pegiat Minta Lockdown, Bupati KLU justru Anggap Kesempatan

Terlihat wisatawan yang baru tiba di Gili Trawangan Doc kicknews.today)

kicknews.today – Pegiat pariwisata nasional Taufan Rahmadi menyarankan pemerintah melakukan lockdown terhadap destinasi-destinsai wisata di pulau ini termasuk untuk kawasan tiga gili (Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air) untuk menghindari penyebaran virus corona.

“Saranku lockdown. Dua minggu tutup dulu” kata Taufan singkat saat dihubungi di Mataram, Minggu (15/3).

Menurut dia, hal ini sebagai langkah strategis yang harus dilakukan saat ini mengingat Bali sebagai provinsi terdekat dengan Lombok di mana wisatawan bebas masuk ke tiga gili tanpa standar pengawasan kesehatan yang baik.

“Mumpung kasus positif corona belum ada di NTB maka perlu dilakukan pembatasan kegiatan di tempat keramaian, destinasi wisata dan diliburkannya sekolah/kampus sementara waktu,” pintanya.

Sementara itu pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, tetap terbuka menerima kunjungan turis asing ke destinasi tiga gili (pulau kecil) meskipun virus Corona sudah dinyatakan pandemi oleh WHO.

“Kalau kita menyetop semua wisatawan ke Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno, maka pariwisata kita akan lumpuh,” kata Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, di Mataram, Kamis (12/3) dilansir dari Antara.

Untuk mengantisipasi penyebaran corona, saat ini Pemerintah Kabupaten Lombok Utara kata Najmul sudah melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan wisatawan di Pelabuhan Bangsal sebelum menuju ke destinasi tiga gili.

“Kami tetap membuka pariwisata, tapi kami tetap memasang satu pintu. Wisatawan diperiksa suhu tubuh dan barang-barangnya menggunakan x-ray,” ujar Najmul.

Menurut dia, jika industri pariwisata di destinasi tiga gili disetop, maka akan mematikan seluruh pelaku usaha di kawasan tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar wabah virus corona tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan sepanjang pemeriksaan secara ketat terhadap para wisatawan sudah dilakukan.

“Kalau kita membuka pintu di saat pintu ke negara-negara lain tertutup, maka itu ruang kesempatan yang besar, tapi harus disiplin ketat dalam memeriksa kondisi kesehatan wisatawan,” ucapnya pula.

Malah menurut dia, selain tetap membuka pintu bagi wisatawan asing, pihaknya juga sedang berupaya memperbanyak kunjungan wisatawan domestik yang potensinya juga tidak kalah dengan asing. (red.)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Jauhi Kerumunan, Gubernur NTB akan Lockdown Beberapa Tempat Cegah Corona

Ilustrasi Polisi Bertindak pada Isu Virus Corona

Siaga Darurat Bencana Corona akan Ditetapkan di NTB Selama 169 Hari