in

Pacuan Kuda Bertaraf Nasional di Lombok Tengah Gagal Dibangun Tahun 2020

kicknews.today – Dampak pandemi Covid-19, pembangunan lapangan pacuan kuda di Kelurahan Sesake, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah batal dikerjakan Tahun 2020. Namun, pembangunan pacuan kuda yang bertaraf nasional di lahan seluas 20 Hektare itu bakal mulai dibangun Tahun 2021 mendatang.

Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Lombok Tengah, H. Lalu Satria Atmawinata mengatakan, Bapak Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah sangat mendukung keberadaan lapangan pacuan kuda tersebut. Sehingga pembangunan pacuan kuda itu dijanjikan pada Tahun 2020.

“Memang kita dijanjikan Tahun ini, karena Covid-19 tidak bisa dikerjakan,” ujarnya kepada wartawan di kantornya, Selasa (10/11).

Namun, pihaknya optimis lapangan pacuan kuda bisa dibangun setelah dampak Covid-19 selesai yakni di Tahun 2021 kalau tidak ada halangan. Begitu juga dengan event yang akan digelar, karena dampak Covid semua aktivitas yang bersifat pengumpulan masa saat ini dibatasi.

“Kejurdas Pordasi Tahun depan itu akan dilaksanakan di pancuan kuda tersebut. Sesuai dengan janji dari Gubernur NTB,” terangya.

“Pacuan kuda ini akan dilengkapi dengan tribun dan fasilitas lainnya atau standar nasional. Untuk anggaran saya kurang tahu,” ujarnya.

Ditambahkan, animo masyarakat saat ini cukup banyak, bahkan pihaknya telah mendapatkan teguran dari Polres untuk sementara waktu latihan balapan kuda yang bisa digelar di akhir pekan supaya di tutup.

“Latihan kita stop. Kalau tidak ada Corona event pasti sudah kita gelar,” katanya.

“Ini juga bisa jadi salah satu pendukung event MotoGP Tahun 2021 dan membangkitkan ekonomi masyarakat pasca Covid,” pungkasnya. (Ade)

What do you think?

Member

Written by ade ahyar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

PLN gelar VCRR, Kumpulkan Rp 6,16 Miliar untuk Sambungkan Listrik Keluarga Tidak Mampu

Laskar Adat Gumarang Rinjani ajak Masyarakat Peduli Tradisi dan Lingkungan