in

Diguyur Hujan Lebat, Race 1 WSBK Ditunda

Ratusan penonton di tribun merah B1 menunggu race 1 WSBK yang akhirnya gagal

kicknews.today – World Super Bike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Sabtu (20/11) ditunda karena diguyur hujan lebat sejak pukul 14.40 wita.

Dari jadwal yang tertera, harusnya race 1 WSBK dimulai pukul 15.00 wita. Penonton juga sudah terlihat berdatangan sejak pukul 14.00 wita, namun harus gigit jari karena hujan lebat.

Hingga 1 jam berlalu, pukul 16.12 wita, hujan masih terus mengguyur kawasan sirkuit. Bahkan, terowongan yang digunakan untuk penonton berjalan kaki, dipenuhi genangan air hingga tidak bisa dilewati.

Informasinya, semua race ditunda esok hari. Untuk race 1, digeser ke hari Minggu (21/11) pukul 11.00 wita. Jadwal ini terlihat dari layar monitor , yang tersimpan pada bagian paddock.

Pada pukul 16.35 wita, penonton yang ada di tribun mulai pulang. Diantara deretan ratusan penonton, terlihat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga terlihat bangun dan mengajak penonton lain untuk pulang.

“Ayok pulang, ” ajaknya.

Dimintai tanggapannya, Ginanjar mengaku mendapatkan informasi race ditunda dari media.

“Besok katanya. Nonton besok lagi, ” ujarnya.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pemberitahuan resmi dari MGPA tentang penundaan atau pun reschedule.

Sementara itu, seorang penonton WSBK, Dafne mengaku tidak merasa begitu kecewa karena sempat melihat race lainnya.

“Baru pertama kali, senang juga duduk di sini. Terus ketemu dengan pak Ginanjar,” akunya.

Sehari sebelumnya, TNI Angkatan Udara bekerjasama dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), menggelar penyemaian NaCL Powder (Garam) melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang ditaburkan di tenggara Lombok Tengah.

Penaburan garam ini bertujuan, mengurangi dampak hujan saat race IATC dan WSBK di Sirkuit Mandalika.

Koordinator Lapangan TMC Lombok, Adi Bayu mengatakan, kegiatan TMC ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan dan mengurangi curah hujan, khususnya di area yang mendekati Sirkuit Pertamina Mandalika.

“Pesawat Cassa menaburkan garam seberat 800 kilogram dengan ketinggian 9.000 sampai dengan 10.000 feet di area yang sudah ditentukan, ” kata Andi Bayu.

NaCl seberat 4.8 ton didatangkan dari Jakarta, dengan menggunakan pesawat TNI AU CN-295 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdana Kusuma dengan tail number A-2901, yang dipiloti oleh Mayor Pnb Suma dan Kapten Pnb Riyo. (red)

Editor: Nurul

Laporkan Konten