kicknews.today – Mantan Gubernur NTB Mayjen TNI (Purn) Dr H. Warsito, SH, MM tutup usia hari ini, Kamis (29/9). Mantan Rektor UPN Surabaya itu menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 13.55 Wita di RSPAD Jakarta Pusat.
Meninggalnya H Warsito menjadi duka bagi masyarakat NTB. Pasalnya, selama 10 tahun (1988-1998) memimpin NTB, H Warsito sukses mengembangkan wajah NTB yang kini dikenal di mata dunia. Terutama di sektor pariwisata.

“Saya anggap, H Warsito layak disebut bapak pariwisata NTB,” kata Tokoh Muda Pariwisata Nasional asal NTB, Taufan Rahmadi, Kamis (29/9).
Pariwisata NTB menurut Taufan, mulai berkembang di kepemimpinan H Warsito yang saat itu dikenal dengan program nasional Visit Indonesia years. Diantaranya, Pantai Senggigi, Tiga Gili dan LTDC (Lombok Tourism Development Centre) atau sekarang dikenal dengan Mandalika.
Visit Indonesia Years yang dimulai tahun 1991 itu memberi dampak bagi Indonesia. Kampanye besar terakhir adalah Visit Indonesia Year 2008 yang diluncurkan untuk memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional Indonesia pada tahun 1908. Pada Januari 2011, branding “Visit Indonesia” dihentikan dan diubah menjadi kampanye “Wonderful Indonesia”.
Visi Indonesia sebagai bagian dari rencana lima tahun 1994–1995 – 1999–2000, pemerintah menetapkan target 6,5 juta wisatawan asing, menghasilkan devisa US$9 miliar, dengan 84,2 juta wisatawan domestik menghabiskan Rp9 triliun termasuk NTB. Diharapkan pariwisata akan menghasilkan 900.000 pekerjaan baru.
Di masa orde baru tahun 1991-1992, wisata Senggigi NTB mampu menarik wisatawan hingga jutaan kunjungan dalam waktu satu tahun. Kemudian, kunjungan berkembang ke Tiga Gili yakni Gili Air, Gili Meno dan Trawangan. Kemajuan pariwisata NTB saat itu tidak terlepas dari tangan dingin H Warsito.
“Meski bukan asli NTB, tapi beliau mampu melihat potensi kemajuan pariwisata NTB. Alhamdulillah pariwisata NTB semakin dikenal dunia dan itu berkat jasa beliau (Almarhum H Warsito),” katanya.
Gaya kepemimpinan H Warsito menurutnya, harus dicemburui para kepala daerah sekarang. Sosok yang tegas, semangat serta peduli sehingga mampu memahami potensi pariwisata yang menjadi kekuatan NTB.
“Terbukti sekarang, pariwisata salah satu pemegang kendali kemajuan NTB,” pungkasnya. (jr)


