Mayat bayi terbungkus kain kafan bikin heboh warga di Bima

kicknews.today – Warga Desa Tadewa Kecamatan Wera Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dihebohkan temuan mayat bayi, Selasa (6/12). Kuat dugaan mayat bayi malang itu dari hasil hubungan terlarang.

Kapolsek Wera Iptu Husnsin mengaku belum mengetahui pelaku pembuang bayi tersebut. Temuan itu berawal saat dua orang warga bernama Aan Wijoyo dan Saani sedang membersihkan semak belukar di perkebunan Desa Tadewa sekira pukul 17.30 Wita.

Lombok Immersive Edupark

Dua warga asal Desa Nangawera melihat ada potongan papan yang menyembul keluar di atas tanah. Sementara di bagian atas papan sepanjang 35 sentimeter itu, ditutupi dengan sebuah batu.

“Melihat hal itu, lalu mereka mencoba menggalinyan,” terang dia.

Setelah digali, mereka mendapatkan kain kafan, lalu menariknya keluar dari dalam tanah. Saat dibuka, ditemukan rambut dan tulang belulang dalam kondisi hancur.

Setelah ada temuan itu, dua saksi bersama sejumlah warga lainnya membawa bungkusan jasad bayi ke Mako Polsek Wera. Barang Bukti (BB) itu langsung diterima oleh Kanit Reskrim dan sejumlah anggota yang sedang berjaga.

“Kami terima laporan dan BB sekitar pukul 20.15 Wita,” terang Husnain.

Untuk kepentingan penyelidikan, selanjutnya jasa bayi tersebut kemudian dibawah ke Puskesmas Wera guna dilakukan identifikasi. Memastikan, apakah jasad bayi seperti dugaan awal atau bukan.

Hasilnya, oleh tim medis setempat tidak berani menyimpulkan. Karena kondisi kerangka dalam keadaan tidak utuh, sehingga menyulitkan mereka untuk menyimpulkan. “Hasilnya, tidak dapat disimpulkan oleh dokter di Puskesmas. Meski demikian, kami akan tetap lakukan langkah-langkah penyelidikan,” tandas Husnain. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI