Lumba-lumba ditemukan mati di Lombok Utara, ada luka bekas tombak

kicknews.today- Seekor lumba-lumba dilindungi Undang-undang ditemukan warga dalam kondisi mati di perairan Gili Air, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (3/8). Hewan mamalia jenis spinner dolphin (Stenella longirostris) itu pertama kali ditemukan warga mengapung di hans reef Gili Air.

“Setelah ditemukan, lumba-lumba dibawa ke tepi pantai untuk penanganan,” kata Koordinator Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Wilayah Kerja Gili Matra, Thri Heni Utami.

Mamalia tersebut berjenis kelamin jantan. Panjang tubuhnya 167 centimeter, lingkar tubuh 82 centimeter dan berat 20 kilogram.

Heni mengaku belum tahu pasti penyebab kematian mamalia yang dilindungi tersebut. Namun, dugaan sementara adalah terkena tombak atau benda tajam karena kondisi di tubuhnya berlubang.

“Di samping kiri kanan ada lubang seperti bekas tombak,” katanya.

Lumba-lumba akan ditangani lebih lanjut bersama Yayasan Gili Matra, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tramena dan Pusat Pelayanan Publik di Gili Air, serta masyarakat setempat.

Petugas bersama masyarakat juga melakukan bedah perut dan mengambil sampel sesuai dengan standar operasional prosedur penanganan mamalia dilindungi yang terdampar. Terakhir lumba-lumba itu, dikubur di sekitar pemakaman Dusun Gili Air.

“Rabu sore (kemarin), sudah dikubur,” pungkasnya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI