Lombok Barat tuntut medali emas Kota Mataram di cabor drumband dan triathlon dianulir

kicknews.today – Kontingen Lombok Barat mendatangi KONI NTB, Jumat (24/2). Mereka meminta medali emas untuk Kota Mataram pada cabor drumband dan triathlon dibatalkan setelah diprotes kontingen Mataram.

Ketua Kontingen Lombok Barat, Hj Nurhidayah mengatakan, dalam proses penganuliran medali emas untuk cabor drumband untuk Lombok Barat diduga ada kejanggalan. Pasalnya, prosedur tersebut tidak melalui tahapan berdasarkan aturan dan juga diduga atas tekanan dari pihak tuan rumah.

“Dimana saat pembatalan perolehan medali emas cabor Drumband untuk Lombok Barat dinilai tidak adil karena atas tekanan dari aksi demonstrasi,” ungkap Ketua Kontingen Lombok Barat Hj Nurhidayah didampingi Ketua Koni Lombok Barat H Herman dan beberapa pengurus ketua cabor saat mendatangi kantor KONI NTB di Mataram, Jumat (24/2).

Protes tersebut juga untuk menindaklanjuti beberapa atlet yang diduga bermasalah, karena ditemukan atlet dari luar NTB yang ikut bertanding di Porprov NTB.

“Proses anulir satu medali emas cabor Drumband yang diperoleh Lombok Barat sudah menyalahi aturan, begitu ditekan langsung dibatalkan,” kata Hj Nurhidayah di hadapan Ketua Koni NTB.

Seharusnya, lanjut Dayah, itu melalui proses panjang, mulai dari ada pemberitahuan ke pihak Lombok Barat dan dari proses sidang arbitrase KONI NTB. Namun, itu tidak dilaksanakan.

“Kami menilai proses anulir medali emas Lombok Barat untuk cabor Drumband itu cacat. Karena itu, kami minta emas untuk kota Mataram juga dianulir, integritas dari pihak juri itu seperti apa. Kok mengubah hasil pertandingan dalam waktu cepat tanpa prosedur yang jelas,” kata Dayah.

Dikatakannya, pihak kontingen Lombok Barat menyampaikan protes bukan tak mau menerima kekalahan. Namun bagaimana agar marwah sportivitas di Porprov NTB ini tetap terjaga. Lebih-lebih akan berdampak terhadap atlet yang menjadi andalan Lombok Barat pada PON tahun 2024.

“Kita tidak persoalkan siapa yang kalah dan menang, tapi kami jangan sampai dizalimi” tegas dia.

Sementara itu, Ketua KONI NTB Mori Hanafi mengatakan, terkait tuntutan dari kontingen Lombok Barat akan dibahas lebih lanjut. Untuk drumband, akan dilakukan pertemuan lagi menghadirkan para pihak terkait, supaya kata dia proses dan perlakuannya adil antara Mataram dan Lombok Barat.

“Nanti dibuka lagi video pertandingan, biar adil, kalau masalah atas tekanan atau intervensi itu tidak mungkin. Kita tidak ikut-ikutan, kecuali nanti kasus ini masuk dalam sengketa arbitrase baru bisa kita putuskan,” pungkasnya. (ys)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI