in

Waspada gelombang tinggi, BMKG: Tinggi gelombang di Selat Alas capai 2,5 meter

Ilustrasi gelombang tinggi

kicknews.today – Memasuki musim penghujan. Tinggi gelombang di daerah pesisir pantai di Provinsi Nusa Tenggara Barat patut diwaspadai. Hal itu menjadi alarm bagi nelayan dan aktivitas transportasi penyebrangan laut.

Kepala Stasiun Meteorologi Zam I Putu Sumiana mengatakan, dari hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika NTB khusus tinggi gelombang di selat alas capai 2,5 meter.

“Tinggi gelombang dari 2 meter sampai 2,5 meter ini sangat berbahaya bagi nelayan. Jadi harus tetap waspada,” katanya, Senin (26/10) pagi tadi.

Dari hasil analiais kata Putu, khusus penyebrangan laut menggunakan kapal Fery masih bisa berjalan. Kendati gelombang capai 2 meter lebih. “Untuk penyebrangan masih bisa berjalan,” katanya.

“Kalau sudah lebih dari 2,5 meter baru berbahaya,” pintanya. Namun, untuk aktivitas nelayan saran Putu, lebih baik tidak turun melaut.

Lanjut Putu, sesuai hasil analisis BMKG Bizam, gelombang tinggi di selat Alas diprediksi berlangsung selama dua hari. Mulai, Senin 26 Oktober sampai Selasa 27 Oktober 2020.

Selain selat Alas, gelombang tinggi selama dua hari ke depan diprediksi bakal terjadi di selat Lombok bagian Selatan, selat Alas bagian Selatan, Samudra Hindia bagian selatan NTB dan Selat Sape Bima bagian Selatan.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Kejari Lombok Timur musnahkan barang bukti Kosmetik dan Sabu

Sebanyak 4000 titik PJU butuh peremajaan di Mataram