in

Potensi hujan di Mataram meningkat, genangan air dan pohon tumbang patut diwaspadai

kicknews.today – Potensi hujan di Kota Mataram sejak memasuki akhir bulan Oktober 2020 diprediksi meningkat. Peningkatan ini pun menjadi alarm untuk seluruh warga kota Mataram dalam mengantisipasi adanya banjir, pohon tumbang yang diakibatkan adanya hujan disertaiangin kencang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram Mahfuddin Noer menjelasakan, sesuai hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika kota Mataram (BMKG), potensi hujan dalam sepekan di Mataram akan meningkat.

Untuk itu imbau Mahfuddin, agar warga Mataram sebisa mungkin menghindari potensi bencana yang kerap melanda kota Mataram seperti banjir dan angin kencang.

“Seperti prakiraan BMKG, kota Mataram masih berpotensi hujan dalam sepakan. Saya harap warga tetap waspada,” terangnya kepada kicknews.today, Selasa (27/10).

Sebelumnya ujar dia, dinas BPBD kota Mataram telah menyiapka tim siaga bencana untuk terus melakukan upaya eskalasi terkait daerah rawan terjadi banjir (genangan) dan pohon tumbang.

Dari hasil eskalasi pemetaan titik rawan genangan dan banjir ujar Mahfuddin, sekitar 12 titik di Mataram kerap terjadi genangan manakala hujan lebat mengguyur wilayah Kota Mataram.

“Ada 12 titik memang yang sering terjadi genangan. Baik di wilayah lingkar selatan, Mandalika dan persimpangan Jalan Majapahit,” jelas Mahfuddin.

Untuk daerah rawan pohon tumbang lanjut dia, hampir semua daerah di Mataram berpotensi terjadi pohon tumbang manakala hujan disertai angin menerpa kota Mataram.

“Selain adanya genangan, warga juga patut waspada dengan pohon tumbang. Makanya sejak jauh-jauh hari kami bersama Dinas Perkim dam Dinas PUPR coba meremajakan pohon rawan tumbang,” katanya.

Selain itu, untuk genangan, pihaknya meminta agar warga Mataram tidak membuang sampah di selokan. “Sebelumnya dinas PUPR sudah lakukan normalisasi saluran. Ini mohon dijaga. Jangan lagi ada warga yang buang sampah ke drainase,” sarannya.

Ia pun menyebut, langkah preventif ini agar dilakukan seluruh warga Mataram. “Kita imbau juga warga untuk tetap waspada. Kita juga minta agar warga bisa membaca cuaca dan situasi,” pungkas Mahfuddin.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Turunkan 80 personel, Polresta Mataram sasar lima pelanggaran pada operasi zebra Rinjani 2020

Jepang Butuh 500 Perawat Asal Indonesia, Pemda Lombok Timur Tangkap Peluang Ini