in

BMKG: Waspada hujan petir hari ini..!

hujan lebat mengguyur hari pertama pembukaan event MotoGP di Sirkuit Mandalika, Jumat (18/3)
Doc. Hujan lebat di Mandalika

kicknews.today – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah NTB pada akhir pekan ini.

“Dua hari ke depan atau 19-20 November wilayah NTB berpotensi terjadi hujan yang disertai petir dan angin kencang,” kata Prakirawan Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Sri Aprilia dalam keterangan tertulisnya di Praya, Sabtu (20/11).

Dengan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang tersebut. Masyarakat di imbau tetap waspada dan berhati-hati atas dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

“Warga diharapkan tetap waspada terhadap dampak bencana yang ditimbulkan,” katanya.

BMKG juga menyatakan, potensi hujan pada Senin 19 November di wilayah NTB diperkirakan terjadi di Kota Mataram, Lombok Berat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Selanjutnya, pada Minggu tanggal 20 2022, potensi hujan di wilayah NTB terjadi di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Bima dan Kabupaten Dompu.

“Rata-rata 10 kabupaten/kota di NTB berpotensi hujan di akhir pekan ini,” katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan, potensi hujan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada dasarian II November 2022 saat ini kembali meningkat dengan probabilitas 50-90 persen.

“Curah hujan dengan intensitas >50 mm/dasarian diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah NTB,” kata prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat, Angga Permana.

Dengan adanya peningkatan hujan tersebut, masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang, tanah longsor dan banjir yang dapat terjadi secara tiba – tiba dan bersifat lokal dengan peluang kejadian lebih tinggi dibandingkan biasanya.

“Masyarakat juga dihimbau untuk perlu mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari,” katanya. (ant)

Editor: Awen

Laporkan Konten