in

Aktivitas gempa bumi di NTB turun drastis

Ilustrasi Gempa Mataram

kicknews.today – BMKG mencatat 94 gempa bumi terjadi selama satu pekan terakhir atau Minggu keempat November 2022. Jumlah itu menurun drastis dibanding pada pekan kedua November yakni, 121 kejadian. Dari 94 kejadian tersebut tidak terdapat 1 kejadian gempa bumi yang dirasakan di wilayah NTB.

Gempabumi dirasakan terjadi pada 20 November 2022 pukul 21.21 Wita berlokasi di 8.4° LS – 116.04° BT dengan M 3,8 dan kedalaman 10 kilometer. Gempa dirasakan di wilayah Lombok Utara III MMI, Mataram dan Lombok Timur II MMI.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, S.Si mengatakan, analisa gempa bumi di wilayah NTB dan sekitarnya Minggu keempat November dari tanggal 18-25 dikelompokkan menjadi 4 bagian. Yaitu gempa bumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempa bumi dan dominasi sumber gempa bumi.

Berdasarkan grafik frekuensi kejadian gempa bumi Minggu keempat terlihat kejadian gempa bumi terbanyak pada tanggal 20 November 2022 sejumlah 23 kejadian. Berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 73 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M < 5 sebanyak 21 kejadian dan tidak ada kejadian untuk gempa dengan M ≥ 5.

“Pada tanggal 20 November mendominasi kejadian gempa bumi di Minggu keempat dengan jumlah 19 kejadian pada rentang M < 3,” jelas Ardhi, Jumat (25/11).

Sementara, berdasarkan kedalaman gempa bumi dengan < 60 kilometer sebanyak 76 kejadian, gempa bumi dengan 60 kilometer ≤ D ≤ 300 kilometer sebanyak 17 gempa bumi dan 1 kejadian gempa bumi dengan kedalaman > 300 kilometer.

Berdasarkan kondisi seismisitas Wilayah NTB dan sekitarnya Minggu keempat aktivitas gempa bumi didominasi di daerah sumber gempabumi Sesar Geser Selat Lombok dan Sesar Geser Selat Sumbawa.

“Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” pungkasnya. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten