in

Aktivitas gempa bumi di NTB terus menurun

ilustrasi. tangkapan layar pusat gempa Lombok

kicknews.today – BMKG mencatat 110 gempa bumi terjadi selama satu pekan terakhir atau Minggu kedua November 2022. Jumlah itu menurun dibanding pada pekan pertama November yakni, 131 kejadian. Dari 110 kejadian tersebut tidak terdapat kejadian gempa bumi yang dirasakan di wilayah NTB.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, S.Si mengatakan, analisa gempa bumi di wilayah NTB dan sekitarnya Minggu kedua November dari tanggal 4-11 dikelompokkan menjadi 4 bagian. Yaitu gempa bumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempa bumi dan dominasi sumber gempabumi.

Berdasarkan grafik frekuensi kejadian gempa bumi Minggu kedua November terlihat kejadian gempa bumi terbanyak pada tanggal 7 November 2022, sejumlah 28 kejadian.

Berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 74 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M < 5 sebanyak 36 kejadian dan tidak ada kejadian untuk gempa dengan M ≥ 5.

“Pada tanggal 7 November 2022 mendominasi kejadian gempa bumi di Minggu kedua November dengan jumlah 20 kejadian pada rentang M < 3,” jelas Ardhi.

Berdasarkan kedalaman gempa bumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 90 kejadian, gempa bumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km sebanyak 19 gempa bumi dan 1 kejadian gempa bumi dengan kedalaman > 300 Km.

Sementara kondisi seismisitas wilayah NTB dan sekitarnya Minggu kedua November, aktivitas gempa bumi didominasi di daerah sumber gempabumi Sesar Geser Selat Lombok, Sesar Lokal Sumbawa Barat dan Back arc Thrust Utara Bima dan Dompu.

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” harap Ardhi. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten