in

SedihSedih TakutTakut

Gunung Rinjani pada Level II Waspada

Gunung Rinjani Lombok

kicknews.today – Peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Rinjani terpantau pada Sabtu (11/4). Meski tidak ada aktivitas kegempaan namun direkomendasikan bagi masyarakat di sekitar Gunung Rinjani dan pendaki, pengunjung maupun wisatawan agar tidak beraktifitas di dalam area tubuh Gunung Baru Jari yang merupakan anak dari Gunung Rinjani.

Hal ini disampaikan Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Rinjani dalam situs resminya, Sabtu (10/4).

Sedangkan pada hari Minggu (12/4) pagi ini, Gunung Rinjani kembali menunjukan aktivitas vulkaniknya dengan ditandai kegempaan low frekuensi sebanyak 2 kali kejadian dengan amplituda 3-9 mm dan durasi 84-198 detik.

Untuk kegempaan vulkanik dalam terdapat 2 kali kejadian pada amlituda 5,5-95 mm S-P 0,7-1,5 detik durasi 11-31 detik. Gempa tektonik lokal sekali kejadian pada amplituda 60 mm S-P 6 detik dan durasi 20 detik. Lalu tektonik jauh sebanyak 4 kali kejadian pada amplituda 1,5-9 mm S-P 18-36 detik durasi 52-104 detik.

Menurut PVMBG kesimpulannya hingga saat ini Gunung Rinjani belum sepenuhnya stabil sehingga masih memiliki potensi untuk terjadi letusan secara tiba-tiba meski tidak dapat dipastikan kejadiannya.

“Dengan kondisi aktivitas seperti saat ini maka jika terjadi letusan, potensi bahayanya diperkirakan utamanya berada pada area tubuh Gunung Baru Jari yang berada dalam kaldera Gunung Rinjani,” jelasnya.

Berdasarkan potensi bahaya lanjutnya, maka tingkat aktivitas gunung Rinjani masih berada pada level II (waspada)

“Pendakian diperbolehkan kecuali di seluruh bagian tubuh Gunung Baru Jari termasuk di area lava baru dan seluruh area dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Gunung Baru Jari karena material lava letusan masih bertemperatur tinggi dan tidak stabil sehingga rawan untuk terjadi longsoran batu,” demikian laporan dari Lalu Zulkarnain dan Mutaharlin sebagai penysun laporan aktivitas Gunung Rinjani di Pos pengamatan Gunung Rinjani.

Meskipun tidak dapat dipastikan namun dikatakan dia, potensi letusan Gunung Rinjani masih ada sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar radius 1,5 Kilometer dari gunung Baru Jari atau masyarakat sekitar gunung Rinjani diharapkan selalu menyiapkan masker pelindung mulut dan hidung serta pelindung mata agar terhindar dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata jika terjadi letusan.

“Masyarakat di sekitar Gunung Rinjani diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan , tidak terpancing isu-isu tentang erupsi gunung Rinjani yang tidak jelas sumbernya,” pintanya. (red.)

What do you think?

102 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Satu Pasien Corona Sembuh Lagi dari Lombok Timur, Besok Boleh Pulang

Klaster Penyebaran Virus Corona di NTB