in

Dini Hari Nanti ada Gerhana Bulan Penumbra, Hati-hati Banjir Rob..!

Ilustrasi Gerhana Bulan Penumbra

kicknews.today – Pada 11 Januari 2020 dini hari nanti, akan ada fenomena gerhana bulan penumbra yang dapat disaksikan dari langit Indonesia.

Diketahui, gerhana bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Sementara itu, gerhana bulan penumbra adalah peristiwa ketika bulan masuk ke wilayah penumbra bumi. Penumbra merupakan bayangan kabur ketika terjadi gerhana.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, gerhana bulan penumbra pada 11 Januari 2020 ini merupakan anggota ke-16 dan 71 anggota pada seri Saros 144.

Menurut BMKG, sebelumnya pada 30 Desember 2001 pernah juga terjadi gerhana bulan penumbra.

“Adapun gerhana bulan yang akan datang yang berasosiasi dengan gerhana bulan ini adalah gerhana bulan penumbra 21 Januari 2038,” tulis BMKG dalam situs resminya.

Gerhana bulan penumbra menjadi gerhana pembuka selama tahun 2020 dengan jumlah total enam gerhana.

“Pada tahun 2020 terjadi enam kali gerhana, yaitu dua kali gerhana matahari dan empat kali gerhana bulan,” sambung BMKG.

Menanggapi fenomena ini pakar lingkungan hidup dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Suprihatin mengatakan gerhana bulan penumbra dapat secara langsung memengaruhi permukaan air laut dan terjadi banjir rob. Hal ini akan berdampak lebih parah jika diiringi intensitas curah hujan tinggi.

“Kondisi tersebut jika terjadi berbarengan dengan curah hujan yang tinggi bisa berdampak parah pada lingkungan terutama di wilayah pesisir pantai,” kata dia dinukil dari Antara, Jum’at (10/1).

Ia menjelaskan dampak tersebut dikarenakan pada saat bersamaan air laut naik kemudian ditambah pula air datang dari darat sehingga potensi banjir rob jauh lebih besar.

Kondisi tersebut, menurutnya, akan lebih buruk di daerah-daerah pesisir pantai yang berhadapan langsung dengan laut.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga yang berada di wilayah pesisir terutama yang sering terdampak rob untuk lebih waspada apalagi saat musim hujan.

“Karena air pasang maksimum yang terjadi rutin akan mengganggu drainase utama yang menuju ke laut. Apalagi ketika terjadi hujan deras,” kata Kepala Bidang Informasi Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo. (red.)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Mantan Ketua BPPD Lombok Timur Bakal Dipolisikan

Berikut Lokasi Tes SKD CPNS 2019 di NTB dan Ketentuan Cetak Kartu