in

Lomba kuliner, 40 lapak di Pantai Tanjung Bias sajikan menu andalan

Penilaian lomba kuliner di Tanjung Bias Senggigi

kicknews.today – Sebanyak 40 Lapak kuliner di Pantai Tanjung Bias berlomba adu masakan pada gelaran Parade Kuliner Wisata Tanjung Bias dalam rangkaian Road Festival Pesona Senggigi, Rabu (29/9).

Dari 40 lapak sajikan masakan andalan pada event Parade Kuliner Wisata Tanjung Bias sajikan masakan menu andalan.

“Ini tidak hanya soal masakan, event ini juga menjadi pembuka rangkaian event Festival Pesona Senggigi untuk menyemangati para pelaku usaha untuk berbenah,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat H Saepul Akhkam.

Sajian kuliner kata Akhkam menjadi khazanah kepariwisataan yang harus tonjolkan.

“Pantai Tanjung Bias menjadi lokus yang menarik untuk dikunjungi di Lombok Barat,” lanjut Akhkam.

Lomba Kuliner ini kata Akhkam, dinilai langsung oleh Indonesian Chef Association (ICA) NTB.

Adapun, sajian masakan di Pantai Tanjung Bias dapat memberikan dorongan positif bagi para pelaku usaha pariwisata kuliner.

“Masakan yang dihidangkan Seafood Gado-Gado dengan isi Kecombrang dicampur Cumi-cumi ada kerang yang diolah dengan Sambal Matah, ditambah Udang Bakar,” kata pemilik Kedai Ummat, Hari Sutawan.

Ia mengaku Parade Kuliner Wisata Tanjung Bias diharapkan mampu mempromosikan lapak jualannya untuk lebih dikenal masyarakat.

“Dengan lomba ini juga kami bisa bersatu dengan teman-teman lain untuk menunjukkan cita rasa kuliner di Tanjung Bias kepada semua orang,” ucap Hari.

Lulu Handiyatni, pemilik Kedai Lurry di Pantai Tanjung Bias mengatakan event Parade Kuliner Wisata Tanjung Bias yang diselenggarakan Dispar Lobar di Tanjung Bias cukup membantu dalam mempromosikan kuliner yang disuguhkan.

“Dengan event ini kami harap antusias masyarakat berkunjung mulai hidup kembali,” ungkapnya.

Ia pun berharap geliat pariwisata khususnya di Tanjung Bias bisa semakin ramai seperti sebelum Pandemi Covid-19.

Juri dari ICA, I Made Suyana mengaku gembira dengan antusias para peserta, mengikuti Parade Kuliner Wisata Tanjung Bias.

Kata Made, menjadi modal besar bagi kebangkitan kuliner di Tanjung Bias.

“Kalau saya liat antusiasmenya sih bagus sekali cuma ada memang beberapa yang harus diperbaiki,” ungkapnya.

Contohnya kata Made seperti variasi makanan dan kurangnya cita rasa yang khas dari setiap lapak yang mengikuti lomba masih tergolong kurang.

“Kepada para pelaku usaha kuliner seafood, dan kebetulan kami dari ICA NTB sudah ikut andil berpartisipasi untuk membina mereka, cuma mungkin harapan kami dari ICA itu adalah follow up kita tentang higenis dan sanitasi lebih baik,” katanya.

Para pedagang juga kata kata Made harus memiliki varian sajian untuk menarik kembali pengunjung pasca pandemi Covid-19. (Vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten