Belajar dari Selandia Baru Strategi Menang Lawan Corona

2 min


86 shares

Oleh : Taufan Rahmadi 

Tepat tanggal 28 April 2020 Perdana Menteri Selandia Baru Jcinda Ardern mengumumkan kepada dunia bahwa negara yang dipimpinnya berhasil memenangkan pertempuran melawan Covid – 19.

Lalu apakah yang menjadi strategi perang sang Perdana Menteri di dalam mengalahkan Covid – 19?

Selandia Baru mendapatkan kasus positif pertama pada tanggal 28 Februari 2020 , Pada saat kasus positif pertama dan kemudian mencapai angka seratus, pemerintah Selandia Baru menetapkan negaranya berada pada Level waspada tingkat 2.

Perlu diketahui , Pemerintah Selandia Baru menetapkan ada 4 level tingkat kewaspadaan dalam menghadapi Covid-19 ini :

Waspada level 1 – Persiapan, Pada level ini, virus masih bisa di kontrol, dan penularannya bersifat impor.

Waspada level 2 – Meredam , pada level ini, penyakit masih bisa dikontrol, penularan terjadi pada tahap lokal saja.

Waspada level 3 – Membatasi , pada level ini penularan sudah mulai berisiko tinggi , dan yang terakhir adalah

Waspada Level 4 , Lockdown , pada level ini penularan penyakit sudah tidak terkontrol

Pada tanggal 23 Maret Selandia Baru memberlakukan waspada level 2, Pemerintah memberikan waktu 48 jam bagi warganya untuk bersiap – siap sebelum pindah ke Level 4 , lalu 25 Maret 11.59 menjelang dinihari diberlakukan Level 4, Selandia Baru total Lockdown yang berlangsung selama 5 Minggu.

Pada masa lockdown hanya jenis usaha tertentu saja yang boleh beroperasi. Seperti : supermarket, pom bensin, apotik, dan bank.

Selama masa Lockdown untuk menghindari antrean panjang di supermarket , Selandia Baru menerapkan aturan bahwa masing-masing rumah tangga diwajibkan menunjuk satu orang dari anggota keluarganya untuk menjadi designated shopper. Jadi hanya designated shopper ini saja yang bertugas berbelanja kebutuhan pokok selama lockdown.

Saat ini Selandia Baru sudah menurunkan tingkat kewaspadaannya pada level 3, pada level ini beberapa bisnis sudah mulai beroperasi , namun bisnis retail masih tutup , sedangkan Restoran , café dan makanan siap saji hanya boleh menerima pesanan secara takeaway saja.

Jcinda Ardern sebagai Perdana Menteri berhasil membangun kesadaran kolektif warganegaranya, bahwa untuk berhasil melawan wabah corona ini dibutuhkan kerjasama yang kuat dari semua pihak, semangat “ We are In This Together “ yang didengungkannya terbukti mampu menyatukan Selandia Baru dalam menghadapi corona ini.

Jcinda Ardern dikenal sebagai pemimpin wanita yang tegas , di dalam menjalankan protokol corona inipun dia membuktikan ketegasannya, Menteri Kesehatannya yang melanggar aturan lockdown diminta mundur dari jabatannya hanya gara – gara sang Menteri melakukan perjalanan sepeda gunung sejauh 20 km, ada juga kasus dimana hukuman penjara satu bulan diberikan kepada salah satu warganegaranya yang dengan sengaja terbatuk-batuk tanpa menutup mulutnya pada saat mengantre di supermarket.

Bagi Jcinda Ardern rakyat adalah prioritas utama, kebijakan Lockdown tentu akan beresiko mengganggu tatanan ekonomi namun permasalahan ekonomi masih bisa dicari solusinya. Tidak ada gunanya ekonomi yang baik, jika manusianya tidak ada ( mati karena virus ).

Indonesia tidak ada salahnya untuk belajar dari kesuksesan Selandia Baru di dalam mengatasi corona ini , tiga poin resepnya adalah : pertama, dikeluarkannya keputusan yang tepat untuk mengatasi penyakit ini, kedua, bersungguh-sungguh menjalankan keputusan yang sudah ditetapkan, dan ketiga, berani menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang terjadi.

Kedisiplinan diri, kepatuhan , ketegasan, rasa empati , dan solidaritas kita dalam berbangsa sungguh diuji saat ini , memenangkan Indonesia di dalam melawan corona membutuhkan kebersamaan kita untuk mewujudkannya.

Jika Selandia Baru saja bisa, kenapa Indonesia tidak ?

Penulis ialah Aktifis Pariwisata dan Founder Temannya Wisatawan


Like it? Share with your friends!

86 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

0 Comments

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend