kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menjajaki kerja sama lintas daerah dengan Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Tengah, guna memperkuat sektor industri, pariwisata, dan pembangunan daerah.
Wakil Bupati KLU, Kusmalahadi Syamsuri mengatakan Kabupaten Madiun memiliki karakteristik wilayah yang dinilai cukup mirip dengan Lombok Utara. Kesamaan tersebut menjadi modal penting untuk membangun sinergi pembangunan antardaerah yang saling menguntungkan.

“Kami melihat banyak praktik baik yang berhasil diterapkan di Kabupaten Madiun. Hal ini menjadi referensi bagi KLU, terutama dalam penerapan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) pada Penerangan Jalan Umum (PJU), pengembangan sektor industri, serta pengelolaan pariwisata,” ujarnya, Senin (12/01/2026).
Sebagai tindak lanjut, kedua pemerintah daerah sepakat melanjutkan pembahasan melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU). Kerja sama tersebut akan disusun mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah sebagai dasar hukum pelaksanaan kolaborasi.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas pertukaran gagasan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam langkah nyata dengan mengadopsi sistem yang telah teruji untuk diterapkan di Lombok Utara,” katanya.
Sementara, Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Dia menilai Lombok Utara dan Madiun memiliki sejumlah kesamaan komoditas unggulan, seperti kopi, porang, durian, serta sektor perikanan dan pariwisata, yang membuka peluang kolaborasi konkret antardaerah.
“Kerja sama ini harus mampu membuat program pembangunan lebih efektif dan efisien dari sisi anggaran, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Dia juga menyoroti posisi strategis Kabupaten Madiun yang dilalui jalur nasional selatan serta memiliki akses exit tol, yang selama ini mendorong pertumbuhan industri dan pengembangan budaya lokal. Potensi tersebut dinilai dapat dikolaborasikan dengan kekuatan sektor pariwisata yang dimiliki Lombok Utara.
“Kami berencana melakukan kunjungan balasan ke Lombok Utara untuk melihat langsung potensi yang ada sekaligus mempererat hubungan kerja sama yang mulai dirintis ini,” tutupnya. (gii/*)


