in ,

Konsul Drew Boekel Buka Festival Sinema Australia-Indonesia di Lombok

Dari kiri: Konsul Drew Boekel dari Konsulat Australia di Bali, alumni Australia Indra Wardhani dan Manajer Diplomasi Publik Konsulat Australia Reski Ramli

kicknews.today – Festival Sinema Australia-Indonesia (FSAI) untuk tahun keempat bulan ini, untuk pertama kalinya tayang di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada kesempatan tayang perdana, Jumat (15/3) pukul 19.15-21.30 Wita, di CGV TransMart Mataram dibuka Konsul Drew Boekel dari Konsulat Jenderal Australia di Bali dengan pemutaran “Ladies in Black“.

“Warga Australia dan Indonesia berbagi kecintaan terhadap karya visual, terutama film,” kata Konsul Drew Boekel.

Dikatakan, Ladies in Black adalah sebuah film berlatar tahun 1959, yang menunjukkan awal mula transformasi Australia menjadi negara multikultural seperti sekarang ini, dan kebangkitan kemerdekaan perempuan di masyarakat.

“Film adalah salah satu media terbaik, untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih besar tentang negara dan budaya lain. Festival Sinema Australia Indonesia 2019 menawarkan jendela unik ke Australia kontemporer,” ujarnya.

Diungkapkan, Festival Sinema Australia-Indonesia untuk tahun keempatnya bulan ini dengan menayangkan film-film terbaik dari Australia dan Indonesia.

Di Lombok, lanjut Drew Boekel, berbagai pilihan film Australia dan Indonesia mulai diputar secara gratis di CGV TransMart Mataram.

“Termasuk film-film pendek pilihan yang ditampilkan di Flickerfest, festival film pendek Australia yang terkenal di dunia,” ucapnya.

Bahkan film dokumenter tentang salah satu seniman penduduk asli Australia yang paling terkenal “GURRUMUL”, juga akan ditampilkan pada festival tahun ini.

Tidak itu saja, sutradara dan penulis film dokumenter tersebut, Paul Damien Williams, pun akan menghadiri festival dan menyelenggarakan “Lokakarya Film Dokumenter”, bagi pelajar dan komunitas film serta menyapa penggemar film di Mataram.

Terdapat beberapa film-film Australia yang akan diputar kembali, seperti drama keluarga Storm Boy dan film thriller fiksi ilmiah “Alien Occupation”, kembali akan ditayangkan karena permintaan khalayak, termasuk karya film klasik modern “Ada Apa Dengan Cinta dan Ada Apa Dengan Cinta 2”.

Untuk diketahui, FSAI 2019 didukung oleh Australia now ASEAN, sebuah inisiatif Pemerintah Australia untuk merayakan inovasi, kreativitas, dan gaya hidup Australia di Asia Tenggara sepanjang 2019.

“Tiket untuk semua pemutaran film tersedia secara gratis di https://fsai2019.eventbrite.com,” tutupnya. (red)

Penonton FSAI 2019 di CGV TransMart Mataram

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Sukses di Tiga Titik, Gelaran Wayang Kulit Sasak Sapa Warga Praya Timur

PWNW NTB Ajak Doakan Korban Penembakan Teroris di Selandia Baru