in

Vaksin Covid-19 di Mataram kosong

Informasi vaksin di RS Bhayangkara Mataram

kicknews.today – Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram Lalu Martawang belum dapat memastikan jadwal pelayanan vaksinasi COVID-19 dibuka kembali sebab semuanya tergantung dari ketersediaan vaksin.

“Hari ini vaksin kita kosong sehingga pelayanan belum dapat dilakukan. Kalau ditanya sampai kapan, saya belum berani pastikan dan tidak berani berandai-andai sebab itu tergantung dari ketersediaan vaksin,” katanya kepada wartawan di Mataram, Jumat (16/7).

Akan tetapi apabila vaksin datang, sambungnya, RSUD akan langsung memberikan pelayanan vaksinasi sebab untuk petugas di RSUD Kota Mataram tidak ada masalah dan sangat siap.

“Untuk kebutuhan vaksin, kami sudah bersurat ke Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Dikes Kota Mataram minta dosis vaksin. Jadi saat ini bukan masalah siap atau tidak siap, melainkan terkait dengan tersedia atau tidak tersedianya vaksin COVID-19,” katanya.

Lebih jauh Martawang berharap pemerintah bisa segera memenuhi kebutuhan dosis vaksin, sebab perangkat dan sumber daya manusia (SDM) sangat siap untuk mendukung percepatan vaksinasi.

Tetapi, soal ketersediaan vaksin, diluar ranah kebijakan yang dapat diambil secara spesifik. Kalau itu berada pada ranah berapa yang dikirim oleh provinsi kemudian dikirim ke kabupaten/kota.

“Sebelumnya, pihak provinsi sudah menjanjikan kita kalau ternyata di kabupaten/kota lainnya lambat penggunaan vaksinnya akan ditarik dan diberikan ke Mataram. Tapi sejauh ini belum diberikan,” katanya.

Semestinya, tambah Matawang yang juga menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Kota Mataram, Kota Mataram bisa diprioritaskan mendapatkan dosis vaksin sebab saat ini Mataram berada pada zona pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat penyebaran COVID-19.

“Apalagi, dalam posisi ketersediaan vaksin kami tidak bisa dengan cara membeli tapi harus menunggu pengiriman dari pemerintah. Berapa yang dikirim, maka itu kita pakai secara maksimal untuk bisa melayani lebih cepat,” katanya.

Data RSUD Kota Mataram sebelumnya menyebutkan, saat ini ada sekitar 600 orang lebih warga masuk daftar tunggu untuk mendapatkan vaksin COVID-19.

“Daftar tunggu vaksinasi COVID-19 terjadi karena keterbatasan stok vaksin di RSUD Kota Mataram. Jumlah itu belum termasuk di fasilitas kesehatan lainnya,” kata Martawang. (ant)

Editor: Dani

Laporkan Konten