in

Tekan angka kematian Covid-19, pelayanan vaksinasi Lombok Tengah sisir lansia

Kapolres Lombok Tengah (22/4/2021).

kicknews.today – Pemerintah Daerah Lombok Tengah (Loteng) bersama Aparat TNI dan Polri, terus gencar melakukan sosialisasi terkait vaksinasi covid-19. Selain itu, penyuntikan vaksin Sinovac mulai dilakukan kepada para masyarakat usia lanjut (Lansia) serta warga lainnya.

Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, berdasarkan data jumlah kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia, rata-rata yang paling dominan adalah lansia. Sehingga saat ini, pelayanan vaksinasi dilakukan kepada masyarakat yang usia di atas 40 tahun ke atas.

“Untuk memperkecil angka kematian Covid-19, Pemerintah NTB mendorong vaksinasi terhadap lasia,” ujarnya kepada wartawan selesai rapat bersama Bupati Loteng, Dandim 1620, Kepala SKPD, dan Tim Gugus Tugas, terkait perkembangan penanganan penanganan Covid-19 dan pelayanan vaksinasi di kantornya, Kamis (22/4).

Dijelaskan, dalam perbahasan rapat tersebut, pihaknya tetap ikhtiar, baik itu Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri, untuk terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19.

“Intinya kita tetap ikhtiar memberikan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa vaksinasi ini aman dan untuk keselamatan semua pihak,” jelasnya.

Ada pertanyaan terkait vaksin tersebut halal atau haram, hal itu telah dijawab oleh MUI bahwa itu halal. Kemudian timbul pertanyaan di masyarakat, apakah dibayar atau gratis. Hal itu telah dijawab bahwa vaksin itu gratis. Selanjutnya, timbul pertanyaan rekait dengan kemanjuran dari vaksin tersebut, karena masih ada yang terpapar meskipun telah divaksin.

“Hal itu tentu tenaga medis yang bisa menjelaskan, apakah bisa terpapar setelah divaksin,” katanya.

Namun, pihaknya berharap kepada masyarakat maupun semua pihak untuk sama-sama mendukung dan mensukseskan vaksinasi tersebut.

“Vaksinasi ini bertujuan untuk memperkecil kemungkinan terpapar Covid-19 dan mempercepat kesembuhan apabila telah terpapar,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, jumlah kasus pasien positif secara kumulatif di Loteng mencapai 721 dan pasien sembuh 583. Sedangkan, pasien yang masih isolasi mencapai 96 orang, dan pasien meninggal dunia mencapai 42 orang. (ade)

Editor: Annisa

Laporkan Konten