in

Takut Corona, Gedung DPRD NTB sempat tutup 3 Hari

Ilustrasi Covid-19 di Gedung DPRD NTB.

kicknews.today – Ketakutan dampak Covid-19 juga sedang menyelimuti gedung DPRD NTB. Pada masa sidang pertama tahun 2021 tanggal 8 Januari 2021, anggota dewan yang hadir hanya 8 orang dari 55 anggota. Kebanyakan takut virus Corona. Apalagi ada anggota DPRD NTB sejak Senin lalu dinyatakan positif Covid-19.

“Masih ada beberapa anggota yang belum berani, terutama usianya di atas 50 tahun,” kata Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi dalam keterangan pers, Jumat (8/1).

Dampaknya sangat dirasakan. Awalnya, masa sidang harusnya dimulai pada Selasa (5/1). Tapi pertimbangan banyak yang tidak berani masuk kantor, akhirnya ditunda sampai Kamis (8/1). “Harusnya (sidang) Selasa, tapi kita tunda lagi, karena memang keadaan (covid-19, red). Kita putuskan lockdown tiga hari. Sehingga paripurna hari ini,” kata Mori Hanafi.

Meski dihadiri hanya segelintir anggota dewan, namun menurut Mori itu sah, karena sebagian hadir melalui daring. Meeting mealui online ini disahkan Kementerian Dalam Negeri. Selebihnya, legalitas paripurna akan disempurnakan lagi pada akhir bulan Januari mendatang.

“Karena memang ini keadaan. Secara umum kita kena covid, secara khusus DPRD juga merasakan. Namun tentunya, banyak agenda egenda harus berjalan, walaupun dalam keadaan Covid,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Provinsi NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H dalam sidang itu mengajak Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD NTB untuk melakukan rapid test – Anti Gen secara mandiri mulai Sabtu (9/1). Hal ini menurut Isvie untuk mencegah secara dini penyebaran covid-19, karena ada satu orang Anggota DPRD NTB sudah dinyatakan positif terjangkit virus corona. (red)

Editor: Dani

Laporkan Konten