in

Seorang Perawat di Lombok Tengah Meninggal terpapar Covid-19, kondisinya hamil 5 Bulan

Jasad korban saat dibawa ambulans

kicknews.today – Kabar duka datang dari tenaga kesehatan (Nakes) di Lombok Tengah (Loteng). Seorang perawat yang sehari – hari bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Praya, Baiq Khaera Humairo, S.Kep., Ns meninggal dunia karena Virus Covid-19, pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Selain dalam keadaan terkonfirmasi Positif Covid-19, warga Kwang Rundun, Kelurahan Gonjak ini meninggal dunia dalam keadaan mengandung lima bulan di RSU Provinsi NTB di Kota Mataram.

Meninggalnya Perawat Perempuan kelahiran, Kwang Rundun, 27 – 04 – 1982 itu dibenarkan oleh Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia ( DPD PPNI ) Lombok Tengah, H. Lalu Najmul Erpan.

“PPNI Berduka, Almarhumah Positif Covid-19 dan meninggal dunia tadi siang ( Sabtu, red) di RSUP NTB dalam keadaan hamil lima bulan,” ucap H. Lalu Najmul Erpan.

Sebelum meninggal dunia, Baiq Khaera Humairo menjalani perawatan di Ruang Perawatan Covid-19 RSUD Praya. Namun, karena kondisinya semakin memburuk, Baiq Khaera Humairo selanjutnya di rujuk ke RSUP NTB.

” Demi pelayanan yang terbaik , karena kondisinya sedang hamil, Almarhumah kita rujuk ke RSUP Provinsi NTB, dan meninggal dunia,” ujarnya.

Saat ini Jenazah Nakes yang meninggal dunia karena Covid-19 itu masih disemayamkan di ruang jenazah RSUD Praya, Lombok Tengah dan akan dimakamkan dengan standar Protokol Kesehatan ( Prokes ) Covid -19 di pemakaman umum Kwang Rundun pada hari Minggu pagi, ( 21/3/2021 ).

“Pemulasaran jenazah standar Prokes Covid-19 dilakukan di RSUP NTB, dan saat ini Jenazah Almarhumah berada di dalam peti disimpan di Ruang Jenazah RSUD Praya dan akan dimakamkan besok pagi dengan standar Prokes Covid-19,” ucapnya.

Baiq Khaera Humairo kata Lalu Erpan merupakan Nakes Pertama di Lombok Tengah yang meninggal dunia akibat Covid-19.
Namun, Lalu Erpan tidak bisa memastikan secara pasti dimana Baiq Khaera Humairo terjangkit Virus Corona.

” Almarhumah merupakan Nakes pertama yang menjadi korban Covid-19. Karena Almarhuma merupakan Perawat, bisa jadi terpapar di RSUD  Praya atau diluar RSUD Praya, dan itu tidak bisa kami pastikan,” katanya

PPNI Lombok Tengah lanjut Lalu Erpan berduka dan merasa sangat kehilangan Baiq Khaera Humairo. Karena muskipun dalam keadaan hamil, Baiq Khaera Humairo tetap memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

“Kami sangat berduka, merasa kehilangan. Dan Almarhumah adalah pahlawan, meskipun dalam keadaan hami, tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (Ade)

Editor: Redaksi

Laporkan Konten