in

2.560 Vaksin untuk Lombok Utara sudah tiba

Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar saat menerima vaksin dari provinsi

kicknews.today – Vaksin untuk Kabupaten Lombok Utara (KLU) akhirnya tiba. Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi NTB melakukan serah terima ribuan vaksin jenis Sinovac tersebut di Kantor Dikes KLU, Senin (1/2). Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar beserta Kapolres KLU AKBP Fery Jaya Satriansyah turut hadir.

Diungkapkan Kepala Dikes NTB melalui Kabid Pencegah, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan, Idg Oka Wiguna Lombok Utara menerima sekitar 2.560 vaksin untuk 1.280 sasaran. Satu orang akan mendapatkan dua kali vaksinasi yang mana tenaga kesehatan (nakes) menjadi prioritas utama. Rencananya, mulai besok akan mulai dilakukan vaksinasi terhadap semua nakes yang bekerja baik di puskesmas, rumah sakit, maupun pustu di desa.

“Satu orang mendapat dua dosis untuk prioritas utama nakes. Tahapannya setelah ini kalau bulan maret vaksin datang lagi, baru ke petugas pelayan publik, TNI, Polri, guru, pejabat publik,” ungkapnya.

Dijelaskan, untuk penyimpanan vaksin selama ini tetap tersistem. Pun demikian dengan yang ada di Lombok Utara, khusus di Provinsi disebutnya memiliki room khusus dan di KLU terdapat kulkas besar yang mampu menampung vaksin. Pihaknya menegaskan suhu akan tetap terjaga rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius sehingga potensi vaksin bisa tetap maksimal.

“Dilakukan vaksin selama dua minggu dengan interval dua minggu kalau yang pertama diberikan vaksin hanya mengidentifikasi virus Covid yang masuk dalam tubuh belum ada peningkatan imun. Setelah minggu kedua saat diberikan lagi baru ada peningkatan kekebalan imun sesuai dengan hasil penelitian,” jelasnya.

Menyangkut orang (Kadikes Mataram dan Danrem) yang sudah di vaksin kendati masih saja terpapar virus berbahaya ini, persoalannya barangkali mereka di vaksin baru seminggu, dengan paparan di kota yang cukup tinggi dan massa antibodi yang ada sudah melebihi satu minggu, sehingga ada reaksi setelah di swab untuk kedua kalinya.

“Maksimalnya memang 28 hari. Saya sudah komunikasi dengan Pak Danrem beliau mengatakan dalam kondisi baik dan syukur saja di vaksin sehingga dampak buruk bisa diantisipasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar mengatakan jika dirinya siap untuk menjadi orang yang pertama di vaksin. Kendati dalam melakukan ini mesti ada langkah yang harus disiapkan misalnya screening jika itu sudah siap pihaknya pun mengaku siap. Ia mengimbau kepada semua warga Lombok Utara supaya tidak takut untuk menggunakan vaksin tersebut.

“Saya bicara dengan Pak Kadis harus ada screening, kalau screening untuk saya memungkinkan saya siap jadi orang pertama.Vaksin ini penting jadi untuk warga jangan terprovokasi oleh berita yang sumbernya tidak jelas,” ucapnya.(iko)

Editor: Dani

Laporkan Konten