in

Kadikes Mataram positif Covid-19 setelah divaksin, Kantor diusulkan ‘lockdown’

Kantor Dinas Kesehatan Kota Mataram

kicknews.today – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram di Provinsi Nusa Tenggara Barat mempertimbangkan usul untuk menutup sementara Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) setelah Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) dinyatakan positif COVID-19.

“Usulan untuk lockdown akan kita pertimbangkan, tergantung situasi. Kami juga masih menunggu usulan itu dari pihak Dinkes, karena mereka yang tahu kondisi di sana,” kata Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Mataram H Efendi Eko Saswito di Mataram, Senin (26/1).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dan istrinya pada Minggu (24/1) dinyatakan positif terserang COVID-19 dan saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram disuntik vaksin COVID-19 di Puskesmas Pejeruk, Kecamatan Ampenan, pada Selasa (19/1) dan sebelumnya tidak melakukan perjalanan keluar daerah. 

Efendi mengatakan bahwa kalau Kantor Dinas Kesehatan harus ditutup sementara, maka para pegawainya harus bekerja dari rumah.

“Dengan sistem WFH (kerja dari rumah) ini, harapan kita proses pelayanan masyarakat di Kantor Dinkes bisa tetap berjalan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.

Ia menjelaskan pula bahwa pemeriksaan sudah dilakukan pada sopir, staf Kantor Dinas Kesehatan, dan kepala puskesmas yang sempat berinteraksi dengan Kepala Dinas Kesehatan.

“Kami juga sudah meminta agar Kantor Dinkes di Jalan Lingkar Selatan diberikan perhatian khusus, salah satunya dengan penyemprotan cairan disinfektan dan upaya pencegahan lainnya,” katanya. (ant)

Editor: Dani

Laporkan Konten