in

Jenazah pasien Covid-19 di RSUD Praya diambil paksa

Ilustrasi pemakaman pasien COVID-19

kicknews.today – Warga di Lombok Tengah tampaknya masih banyak yang tidak percaya dengan adanya pandemi Covid-19. Buktinya, jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya diambil paksa oleh keluarganya, Senin (19/4).

Humas Penanganan Pasien Covid-19 RSUD Praya, dr Yuda Permana mengatakan, kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia saat ini mengalami penambahan, di mana ada satu pasien positif inisial TNG (70), warga Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, meninggal dunia.

“Pasien meninggal pukul 02.00 Wita di ruang isolasi, lalu jenazah diambil paksa oleh massa sekitar pukul 03.45 Wita,” ujarnya dalam keterangan persnya.

Plt Sekda Loteng, H Idham Halid mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan sikap warga yang melakukan penjemputan paksa pasien positif tersebut. Padahal pihaknya telah menyiapkan petugas penanganan pasien Covid-19, namun masyarakat tetap mengambil paksa. 

“Kita sangat sayangkan. Kita imbau masyarakat untuk mempercayakan semua itu kepada petugas yang ada,” ujarnya. 

Untuk mengantisipasi hal itu kembali terjadi, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan aparat. Supaya pengamanan di Rumah Sakit itu bisa ditambah, sehingga pengambilan jenazah secara paksa itu bisa dicegah. 

“Kita kan koordinasi dulu dengan pihak terkait,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, jumlah kasus pasien positif secara kumulatif di Loteng mencapai 721 dan pasien sembuh 583. Sedangkan pasien yang masih isolasi mencapai 96 orang, dan pasien meninggal dunia mencapai 42 orang. (ade)

Editor: Annisa

Laporkan Konten