in

Akibat Covid-19, PAD Kota Mataram ‘terjun bebas’ dan kehilangan hingga Rp200 Miliar

TGH. Ahyar Abduh, adalah Wali Kota Mataram


kicknews.today – Selama Pandemi Virus Corona, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Mataram menurun drastis atau terjun bebas. Bahkan kehilangan sampai Rp200 miliar.

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh menjelaskan selama pandemi virus corona sejak enam bulan terakhir, Kota Mataram kesulitan mendapatkan PAD. Baik dari dunia investasi, pariwisata dan dunia usaha.

Menurut Walikota, perbedaan PAD Mataram salama musibah gempa bumi tahun 2018 lalu dan Pandemi Virus Corona 2020 sangat jauh, meski sama sama terdampak musibah.

“Beda dengan waktu gempa 2018 lalu, PAD kita tidak terlalu banyak yang hilang. Tapi waktu Corona ini hilang sampai Rp200 miliar,” jelas Walikota, Senin (5/10).
Ahyar pun menduga, di tengah Pandemi yang tak berkesudahan ini, menaikkan PAD Pemkot Mataram disinyalir akan mengalami kesulitan.

“Karena Pandemi ini belum usai, menaikkan PAD ini sulit saya kira. Makanya yang pertama ialah menjadikan Mataram menjadi Zona Hijau Covid-19 dulu,” cetusnya.
Selain itu jelas Ahyar, fokus lainnya ialah penerapan protokol Covid-19 di tengah warga Mataram. Pemberlakukan Perda nomor 7 secara masif di lapangan.

“Karena Pemda sudah menggelontorkan dana Covid yang cukup besar capai Rp140 miliar,” katanya.

Untuk itu, prioritas menjaga kesehatan keselamatan warga Mataram dari penyebaran Covid-19 harus terus dilakukan.(Vik)

What do you think?

Premium

Written by TIM Redaksi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Belasan tahun mangkrak, Pasar Desa Labulia Lombok Tengah akhirnya difungsikan

Cegah klaster di Pilkada Mataram, KPU ancam Paslon yang abaikan protokol Covid-19 saat kampanye