in

28.760 Vaksin COVID-19 tiba NTB, Dikes beberkan sasaran Pertama

kicknews.today – Sebanyak 15 Coli Vaksin Wabah Corona Virus Disease akibat SARS-COV-2 (COVID-19) tiba di NTB, Selasa (5/1) pukul 10.11 Wita pagi.

Ada pun 15 coli Vaksin COVID-19 setara dengan 28.760 unit. Vaksin COVID-19 disimpan pada mesin cool room Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi mengatakan, Vaksin COVID-19 sudah disimpan dengan aman.

Ada pun tahap pertama vaksinasi kata Eka, dilakukan untuk 14.000 Tenaga Kesehatan (Nakes) di 11 Kabupaten Kota di NTB.

“Tahap pertama kita berikan ke 14.000 nakes. Kita jatahkan 2 kali vaksinasi,” kata Eka dikonfirmasi kicknews.today, usai menerima Vaksin dari Jakarta, Senin pagi.

Untik petunjuk teknis vaksinasi kata Eka, telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Sesuai tahap vaksinasi kata Eka, NTB termasuk vaksinasi tahap ke dua dari 14 provinsi yang berada di Indonesia.

“Dari 28.760 panel vaksin ini diperuntukkan untuk 30.000 nakes tahap pertama vaksinasi di awal Januari hingga Bulan Maret,” kata Eka.

Saat ini jelas Eka, jumlah nakes di NTB yang bekerja di Puskesmas maupun Rumah Sakit sebanyak 35.000 Nakes. Khusus sisa 5.000 nakes belum masuk daftar vaksinasi tahap pertama.

Petunjuk teknis lain jelas Eka, sebelum tanggal pelaksanaan Vaksinasi bagi Nakes di NTB, pihaknya akan melakukan screening.

“Semua Nakes kita ini nanti sesuai persyaratan akan divaksin. Tapi sebelum itu kita lakukan screening dulu. Apakah dia layak divaksin atau tidak,” kata Eka.

Bila lanjut Eka, ada Nakes yang tidak sesuai hasil screening sesuai petunjuk teknis vaksinasi pihaknya kita tidak akan memberikan vaksin.

“Semua Nakes yang masuk persyaratan boleh divaksinasi,” katanya.

Selain itu jelas Eka, jadwal pendistribusian vaksin ke semua daerah di NTB akan dilakukan pada gelombang kedua bulan Januari hingga Maret 2021.

Selama proses penyimpanan 28.760 vaksin, pihaknya telah memastikan kondisi ruangan memiliki suhu 2 drajat hingga 8 derajat. “Jadi harus disimpan pada suhu 4 derajat minimal. Boleh lebih boleh kurang,” katanya.

Penyimpanan dengan suhu antara 2-8 derajat tersebut jelas Eka, untuk menjaga keefektifan vaksin tetap aman dan efektif saat digunakan tahap gelombang kedua mendatang.

Selain itu, proses penyuntikan vaksin COVID-19 bakal dilakukan 171 puskesmas dan 31 rumah sakit rujukan COVID-19 di NTB.

Sementara, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Kota Mataram Drs. Zulkifli, Apt menjelaskan, ada 12 komorbid yang tidak boleh divaksin.

Di antaranya ialah ibu hamil, penyakit Hipertensi, diabetes, HIV dan usia anak. “Tapi kita lihat. Apakah hipertensinya tinggi atau tidak. Karena tidak selamanya hipertensi tidak boleh divaksin,” jelas Zul.

Zul pun akan memastikan, pihaknya akan melakukan pengawasan vaksin COVID-19 sebelum dilaksanakan vaksinasi pada Januari hingga Maret 2021 mendatang.

“BPOM tetap mengawal vaksin ini selama disimpan di ruang cool room Dikes Provinsi NTB. Kami juga bersama Dikes NTB bertanggung jawab atas kemanan vaksin ini,” pungkasnya.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Seorang perempuan dan 7 Pria diciduk saat Pesta Sabu di Lombok Barat

Viral Nikah Cerai Pasangan Mahar Sandal Jepit di Lombok Tengah bantah Settingan