in

Kadikes NTB Mulai Risau Lihat Warga Rata-rata Tak Pakai Masker

Pengendara sepeda motor melintas di Kota Tua Ampenan menggunakan masker

kicknews.today –  Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dr. Nurhandini Eka Dewi merasa mulai risau dengan kondisi penanganan covid 19 di wilayahnya. Pasalnya banyak didapati masyarakat yang tidak mematuhi protokol standar pencegahan penanganan virus mematikan ini.

Pada timeline laman resmi Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah dirilis mengenai kekhawatiran Kadikes yang menjadi garda terdepan percepatan penanganan corona di NTB.

“Di salah satu WA Grup kami, Kepala Dinas Kesehatan kami menulis seperti di bawah ini. Beliau risau sekali. Mudah-mudahan jadi perhatian kita semua,” kata Zulkieflimansyah.

Dia mengungkapkan catatan perjalanan Kadikes dari Mataram ke Praya sore kemarin, Jumat (26/4). Ada dua poin penting yang disampaikannya.

Yang pertama, lalu lintas sore ramai, 70% pengendara motor dan orang yang lalu lalang tidak mengenakan masker.

Yang ke dua, Pedagang takjil yang berjualan tidak seramai tahun lalu 80% tidak pakai masker.

“Mohon ini menjadi perhatian kita semua. Hari-hari ini kita fokus tracing kontak dan swab klaster Gowa dan Magetan,” terangnya.

Sedang menurut dia, masih ada ratusan yang reaktif dan sedang diambil swab serta diperiksa, dengan kemungkinan 50% positif. Artinya minggu depan angka penderita NTB sudah di 200 an.

“Bila yang sehat dan masyarakat masih belum patuh dengan ketentuan yang ada, di akhir Mei angka tersebut bisa melonjak lebih tajam lagi,” jelasnya.

Perjuangan melawan pandemi corona masih panjang. Diapun berharap kerjasama dari semua pihak.

“Jadi mudah-mudahan berhasilnya kita mengidentifikasi klaster-klaster sumber Pandemik tak membuat kita merasa cepat puas. Perjuangan kita masih panjang dan butuh kedisiplinan dan kesabaran kita semua,” harapnya.

“Ayo pakai Masker, Hindari kerumunan dan Jaga Jarak ! Mudah-mudahan dengan Ramadhan wabah ini segera berlalu. Aamiin,” tutupnya.

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Polisi akan Denda Pemudik dan Bubarkan Kerumunan Warga selama Ramadhan

Jadwal Imsak dan Berbuka Selama Ramadhan 2020 di Kota Mataram