in

Awas..! Transmisi Lokal COVID-19 Mulai Berbahaya di Mataram

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. H Usman Hadi

kicknews.today – Hingga Jumat (24/4) kemarin, pasien terkonfirmasi positif terjangkit wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di kota Mataram mencapai 63 kasus. Di samping tingginya kasus pasien positif Covid-19, dua kasus di antaranya merupakan transmisi lokal tanpa mengetahui dari mana ia terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Dr. H Usman Hadi mengatakan, selain menekan angka sebaran Covid-19 yang cukup tinggi, tugas baru yang dihadapi tim satuan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kota Mataram melacak dua kasus transmisi lokal sebaran Covid-19.

Kedua kasus itu sebut Usman, NI dari kelurahan Dayan Peken dan AA dari kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan.

“Mereka (NI dan AA) ini kan tidak pernah jumpa pasien Covid-19 apalagi pergi ke daerah pandemi Covid-19,” ungkapnya, Jumat (23/4) kemarin.

Kemungkinan sebut Usman, AA dan NI terpapar Covid-19 dari carrier atau pembawa virus. “Nah, ini yang susah kita lacak. Kita harus cari tahu, saja yang pernah kontak dengan kedua ini,” tandasnya.

Transmisi lokal penularan covid 19 di Mataram jelas Usman, sudah berada pada posisi tanggap darurat atau berbahaya. “Makanya harus segera dilacak,” sebutnya.

Dari hasil pelacakan sebut Usman, semua yang pernah berinteraksi dengan AA dan NI akan dirapid test. “Jika hasil rapid reaktif, mereka langsung kita swab,” jelasnya.

Ia pun memaparkan, jika hasil rapid test reaktif. Kamungkinan terpapar Covid-19 capai 40 hingga 60 persen.(Viqi)

What do you think?

102 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Mulyadi Ngaku jadi Ajudan Wakil Bupati Lombok Timur buat Tipu-tipu Warga

Sempat Dibuka, Lombok Epicentrum Mall Kembali Ditutup karena Corona