in

1.384 jemaah haji Indonesia alami hipertensi

Ilustrasi Jamaah Haji

kicknews.today- Hipertensi paling banyak dialami jamaah haji Indonesia tahun 2022. Tercatat dari sekitar 3000 kasus rawat jalan jemaah haji Indonesia baik di kloter, sektor, maupun KKHI, sebanyak 1.384 merupakan kasus hipertensi.

Oleh karena itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS meminta semua petugas kesehatan mengkampanyekan gerakan cegah dan kendalikan hipertensi. “Perlu ada kampanye gerakan peduli hipertensi bagi jamaah haji,” ujar dr. Budi dilansir sehat negeriku yang disiarkan Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI.

Gerakan peduli hipertensi bagi jamaah haji menurut Budi, bisa dilakukan melalui aksi pertama rutin periksakan kesehatan. Kemudian, konsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter, sesuaikan aktivitas dengan kondisi kesehatan dan jaga keseimbangan pola makan, kelima makan sayur dan buah, kenam hindari kelelahan.

“Dehidrasi, aktifitas fisik yang berlebihan dan kelelahan disinyalir menjadi penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah bagi jemaah haji,” sebutnya.

Untuk itu asupan cairan yang cukup saat beraktivitas menjadi hal yang harus diperhatikan baik bagi Jamaah maupun para Tenaga Kesehatan Haji (TKH). Kampanye gerakan pengendalian hipertensi terus dilakukan oleh tim promosi kesehatan baik di daker Madinah maupun daker Makkah.

Koordinator promosi kesehatan (Promkes) PPIH Arab Saudi bidang kesehatan, dr Edi Supriyatna mengatakan, kampanye gerakan pengendalian hipertensi sudah dilaksanakan sejak Sabtu 18/6) di sektor-sektor dan seputaran Masjid Nabawi, Madinah. Tim akan terus bergerak ke maktab maktab, tempat pemondokan jemaah. Demikian pula di Makkah.

“Sosialisasi sudah kami lakukan kemarin di sektor satu,” katanya. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten