kicknews.today – Para perempuan pesisir di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tergabung dalam Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) mengikuti pelatihan pembuatan dan evaluasi bisnis plan dan fasilitasi pembuatan perizinan usaha, Sabtu (15/10). Tujuannya, untuk meningkatkan kapasitas perempuan pesisir dalam menjalankan bisnis usaha dibidang pengolahan hasil perikanan.
“Nah, dengan memiliki perizinan usaha dapat memperluas akses pasar dan kepercayaan konsumen tentang produk yang dihasilkan nanti,” ujar Direktur Coastal Environmental & Fisheries, Muslihuddin Aini, S.Pi M.Si ketika dikonfirmasi, Sabtu (15/10).

Pelatihan yang digelar oleh APIKM bekerjasama dengan CEF, Wishfood, dan WCS tersebut digelar di Sekarteja, Lombok Timur. Pelatihan diikuti 30 peserta Poklahsar diseluruh pulau Lombok.
“Kami inginkan perempuan pesisir memiliki rencana bisnis yang jelas serta memiliki perizinan dalam berusaha. Kami tidak menginginkan semua kelompok yang kami dampingi hanya memiliki produk, tapi tidak bisa melakukan manajemen usaha, seperti menentukan untung rugi dan sebagainya. Harapan kedepannya kelompok yang mendapatkan pelatihan ini bisa menjalankan usaha secara mandiri tanpa perlu bantuan dari pihak lain,” tambahnya.
Seorang peserta asal Desa Batu Putih Sekotong, Lombok Barat, Rukiyah berharap melalui pelatihan ini semua peserta bisa lebih memanage usaha kedepan. (cit)


