kicknews.today – Menjelang bulan Suci Ramadhan, Perum Bulog memastikan ketersediaan pangan nasional, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian ini disampaikan Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani sebagai upaya menenangkan masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok.
Ahmad Rizal mengungkapkan, hingga saat ini stok beras nasional yang dikelola Bulog mencapai 3,2 juta ton. Angka tersebut merupakan stok tertinggi pada awal tahun sejak Indonesia merdeka. Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap ketersediaan beras, baik di tingkat lokal, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB), maupun secara nasional.

“Stok beras saat ini sangat aman. Ini menjadi jaminan bahwa kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya, Sabtu (31/01/2026).
Selain menjamin ketersediaan stok, Bulog juga berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Pangan, serta Menteri Pertanian selaku Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), agar harga kebutuhan pokok tetap stabil selama Ramadhan dan Idulfitri.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bulog akan memperkuat sinergi dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan di masing-masing daerah yang melibatkan jajaran Polri dan TNI. Sinergi ini difokuskan pada pengawasan distribusi dan penertiban harga di pasar.
“Kami akan melakukan inspeksi mendadak ke pasar-pasar dan melaksanakan operasi pasar. Bulog akan menyediakan beras dengan harga paling murah agar masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pokok tanpa terbebani,” tutupnya. (gii/*)


