Jaga kondusivitas Ramadan, Satpol PP KLU gandeng TNI-Polri gelar operasi pekat

Ilustrasi.

kicknews.today – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dalam waktu dekat, menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Langkah ini dilakukan guna menjaga kondusivitas wilayah serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan suci.

Kepala Satpol PP KLU, Totok Surya Saputra mengatakan operasi tersebut direncanakan berlangsung sebelum Ramadan dimulai. Namun, sebelum pelaksanaan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait sebagai leading sector, seperti TNI dan Polri.

“Operasi Pekat akan dilangsungkan menjelang bulan puasa. Sebelumnya kami akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk menyukseskan kegiatan ini,” ujar Totok, Rabu (11/02/2026).

Dia menjelaskan, sasaran utama operasi nantinya adalah para pedagang yang berjualan pada siang hari saat umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk upaya menjaga ketertiban umum dan menghormati masyarakat yang sedang beribadah.

“Sasarannya nanti para pedagang yang berjualan saat ibadah puasa dilangsungkan. Ini tidak lain untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan,” jelasnya.

Selain itu, Satpol PP juga akan menyasar peredaran minuman keras (miras) tradisional yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban selama Ramadan. Totok menegaskan, pengawasan terhadap penjualan miras akan diperketat di seluruh wilayah KLU.

“Untuk penjualan miras ini hampir ada di semua wilayah. Kami tetap rutin mengimbau agar tidak berjualan selama bulan Ramadan,” katanya.

Menurut Totok, secara regulasi sudah terdapat ketentuan terkait perizinan dan waktu penjualan. Namun, pada momentum Ramadan, pihaknya mengedepankan pendekatan persuasif dengan mengimbau para pedagang untuk saling menghormati.

“Kalau menurut aturan sudah ada ketentuannya, baik terkait izin maupun waktu berjualan. Namun pada bulan puasa ini mari kita saling menghargai dan menghormati,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI