in

Polisi israel serang dan tahan pengunjuk rasa di Al-Aqsa

Penyerangan pasukan pendudukan israel kepada pengunjuk rasa di komplek masjid Al-Aqsa

kicknews.today – Pasukan pendudukan Israel menyerang puluhan pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di pintu masuk ke wilayah Sheikh Jarrah dan komplek masjid Al Aqsa, Yerusalem, yang diduduki.

Puluhan pengunjuk rasa tersebut menuntut diakhirinya penguncian yang dilakukan Israel di Sheikh Jarrah.

Para pengunjuk rasa, yang juga termasuk aktivis solidaritas internasional, meneriakkan slogan yang menuntut otoritas pendudukan untuk mencabut penguncian yang diberlakukan dua minggu lalu di Sheikh Jarrah, di mana warga Palestina menghadapi ancaman pengusiran oleh Israel.

Warga Palestina lokal tidak dapat bergerak bebas keluar-masuk Sheikh Jarrah selama dua minggu terakhir, dengan petugas polisi Israel hanya mengizinkan pemukim Israel untuk masuk atau meninggalkan wilayah tersebut.

Maret lalu, Otoritas Palestina mendesak komunitas internasional untuk memikul tanggung jawabnya dan mencegah Israel menggusur dan menghancurkan secara paksa rumah-rumah keluarga Palestina di Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki.

“Kebijakan Israel tentang pemindahan paksa, penggusuran rumah, dan pembongkaran rumah adalah alat yang digunakan untuk mendorong warga Palestina keluar dari ibu kota mereka,” kata Kantor Gubernur Yerusalem dalam pernyataannya.

“Kebijakan semacam itu terhadap penduduk di wilayah yang diduduki Israel tidak lain adalah Kejahatan Perang di bawah hukum internasional, sehingga komunitas internasional harus mengakui tragedi itu.”

Otoritas pendudukan Israel juga menahan sembilan warga Palestina berusia muda di Yerusalem Timur yang diduduki.

Menurut saksi mata, kesembilan warga Palestina tersebut ditahan saat mereka berada di rumah dan di jalan-jalan.

Saksi mata mengatakan kepada WAFA bahwa Israel menahan satu orang dari rumahnya di lingkungan Isawiyya dan empat orang dari kota tua Yerusalem setelah menggerebek dan menggeledah rumah.

Empat lagi ditahan di dekat Masjid Al-Aqsa.

Israel telah menahan puluhan warga Palestina di Yerusalem Timur dalam upaya untuk menindak protes terhadap kebijakan Israel di kota yang diduduki, terutama Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga bagi Islam, dan wilayah Sheikh Jarrah di mana Israel ingin menendang beberapa keluarga Palestina keluar dari rumah mereka untuk menyerahkannya kepada pemukim ilegal Yahudi.

Sumber : WAFA

Editor: Dani

Laporkan Konten