in

Warga demo FIF Lombok Tengah, protes Aksi Debt Collector

kicknews.today – Aksi debt Collector dari PT Federal Internasional Finance (FIF) di Lombok Tengah ditengah pandemi Covid-19 ini mendapat protes. Jumat (20/11), puluhan warga yang tergabung dalam Laskar NTB menggelar aksi demo di kantor FIF Cabang Praya.

Koodinator Umum H Agus Setiawan mengatakan, pihaknya menilai perusahaan tersebut sering memberikan tekanan kepada debitur dari perpanjangan tangan FIF di jalan-jalan serta ancaman lisan kepada para konsumen.

“Hentikan segala bentuk intimidasi di jalan terhadap debitur,” katanya.

Dalam orasinya masa aksi juga meminta Kapolres Lombok Tengah menindak tegas debt collector yang tidak memiliki kewenangan hukum untuk mengeksekusi para konsumen yang resah dengan tindakan tersebut.

“Polisi wajib menindak tegas debt collector yang melampaui kewenangan hukum,” tegasnya.

L Iqra Hafiddin juga mengatakan, keadaan ekonomi masyarakat berada pada jurang resesi, sehingga ekonomi masyarakat menurun dampak Covid. Sehingga dalam persoalan tunggakan itu pihak perusahaan harus menggunakan hati nurani. Namun, pihak perusahaan memaksakan kehendak dengan melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat.

“Kami minta pihak FIF angkat kaki di Lombok Tengah,” tegasnya.

Sementara itu, Niko pihak FIF Cabang Praya mengatakan, apa yang menjadi tuntutan itu akan diterima dan akan disampaikan kepada atasannya. Karena dirinya hanya menjalankan tugas sebagai karyawan di perusahaan tersebut.

“Kami terima tuntutan yang disampaikan ini. Kami akan sampaikan kepada pimpinan,” ujarnya.

Selesai melakukan aksi, warga selanjutnya menyampaikan laporan kepada pihak Polres Lombok Tengah terkait dengan tindakan dari para debt Collector tersebut. Kegiatan itu berjalan damai dan mendapatkan pengamanan dari Aparat Polres Lombok Tengah. (Ade)

What do you think?

Member

Written by ade ahyar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Aliansi G20, Pemberdayaan perempuan pendorong utama pemulihan ekonomi

Polres Lombok Tengah tangkap Petani yang nyambi Jambret