in

Turunkan 80 personel, Polresta Mataram sasar lima pelanggaran pada operasi zebra Rinjani 2020

kicknews.today – Polresta Mataram bersiaga dan siap melaksanakan operasi yang dimotori Satlantas. Operasi Zebra Rinjani 2020 dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 26 Oktober dan berakhir 8 November 2020.

Wakasat Lantas Polresta Mataram, Iptu Gede Sukartha, SH mengatakan, ada lima pelanggaran yang akan disasar atau ditargetkan kepolisian saat operasi Zebra Rinjani dilaksanakan.

Pertama, penggunaan helm berstandar SNI. Baik digunakan oleh pengendara maupun yang dibonceng. Kedua, kepolisian bisa menjaring pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara. Ketiga, berbonceng tiga atau lebih untuk roda dua.

“Keempat adalah pengunaan kendaraan bak terbuka (pick up). Kendaraan ini khusus diperuntukkan untuk mengangkut barang dan lainnya. Kelima adalah menjaring kendaraan yang melawan arus,” katanya, Selasa (27/10).

Operasi Zebra ini jelas Gede, dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Bagi pelanggar langsung ditilang sesuai dengan jenis pelanggarannya.

“Kita tidak mungkin akan membiarkan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi. Itu langsung kita tilang dan proses,’’ bebernya.

Turunkan 80 Personel

Polresta Mataram menurunkan 80 personel selama Operasi Zebra Rinjani 2020. Petugas pun kata Gede akan melaksanakan operasi setiap hari selama 14 hari.

“Operasi Zebra kali ini mendepankan upaya preventif. Operasi Zebra dilaksanakan sesuai kondisi yang ada. Kita fleksibel untuk kegiatan ini. Bisa pagi, siang dan sore hari. Bisa pagi saja atau sore. Tergantung situasi, karena tergantung cuaca juga. Kalau cuaca mendukung mungkin pagi dan sore hari,’’ katanya.

Untuk hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Rinjani. Petugas menjaring 49 pelanggar. Pelanggar ini didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm.

“Ada 49 surat tilang tadi yang kita keluarkan di pagi hari. Itu belum termasuk pelaksanaan operasi sore hari ini,’’ katanya.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Santri asal Lombok Tengah meninggal, satu hilang terseret air bah di air terjun Tibu Atas

Potensi hujan di Mataram meningkat, genangan air dan pohon tumbang patut diwaspadai