in

TGB: Literasi Kunci melawan Perusak Generasi Bangsa

Ilustrasi

kicknews.today – Narkoba masih menjadi ancaman kaum muda di Nusa Tenggara Barat. Hal itu diungkapkan langsung oleh Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal, Selasa (10/11).

“Salah satu ancaman kaum muda kita adalah narkoba, miras hingga pergaulan bebas. Ketiga problem ini kerap menimpa pemuda-pemudi,” katanya saat memberikan arahan pada acara diskusi hari pahlawan via webniar.

Rizal mengatakan, seharusnya,anak-anak muda NTB menjadi pahlawan masa kini. Dengan menghindari segala perbuatan tidak baik dan tercela.

“Dengan memegang teguh empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI Harga Mati, maka anak-anak muda di Indonesia dapat menjauhi perbuatan tidak baik,” katanya.

Sehingga lanjut Rizal, kaum muda di NTB dapat berkarya dan berprestasi bagi bangsa dan negara.

“Mari kita jadikan empat pilar kebangsaan menjadi kebiasaan bagi seluruh pemuda yang ada di Indonesia, khususnya di NTB,” terangnya.

Akhir-akhir ini kata Rizal, sebagian anak muda cenderung suka berbuat anarkis. Padahal, dalam hal ini bermusyawarah hingga mencapai mufakat merupakan sebuah cara efektif dalam menemukan solusi terbaik dan benar.

“Mari anak muda jangan mudah terpengaruh terhadap budaya asing dan arus globalisasi yang bersifat negatif,” cetusnya. Untuk itu Rizal mengajak generasi muda untuk berpikir jernih, bijak dan kritis atau positive thinking menjadi cara agar terhindar dari segala sesuatu yang tidak baik.

“Selamat berjuang untuk meraih mimpi yang besar dan cemerlang, pemuda Indonesia pahlawan bangsa, anda pasti bisa,” pungkasnya.

Sementara itu, mantan Gubernur NTB Dr. H. M. Zainul Majdi (TGB) menilai kepahlawanan di setiap generasi memiliki kesamaan.

Untuk itu, menghindari perbuatan tercela harus didasari oleh rasa cinta tanah air. “Setelah itu, muncullah keberanian dan keikhlasan seperti yang pernah diajarkan TGKH. Zainuddin Abdul Madjid,” kata TGB.

Selain itu, pentingnya literasi yang baik dalam menghadapi banyaknya permasalahan perlu ditingkatkan. “Literasi yang baik dalam pendidikan menjadi hal yang terpenting di dalam mewujudkan Indonesia yang maju,” katanya.

“Maka ketika berbicara mengenai Indonesia kedepan, hal yang paling penting adalah bagaimana kita memajukan pendidikan,” tambah TGB.

Untuk menjadi pahlawan masa kini kata dia, bagi anak muda generasi milenial yang menggunakan literasi yang baik serta kolaborasi yang dibangun, bisa memperluas jejaring yang baik untuk kemudian melakukan aksi-aksi yang jelas.

“Itulah modal kita untuk melawan hal-hal yang bisa merusak kesatuan bangsa ini dan generasi ini,” pungkasnya.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

62 Proyek di Lombok Tengah Batal dikerjakan

BPN Kabupaten Bima serahkan Sertifikat Tanah kepada 50 Masyarakat