in

Rumah pemerkosa anak kandung di Lombok Tengah dirusak warga

Kondisi rumah pelaku pemerkosaan terhadap anak kandung dirusak warga setempat di Lombok Tengah (24/5/2021).

kicknews.today – Rumah pelaku pemerkosa anak HA (46), di Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dirusak warga yang geram dengan perbuatan pelaku. 

Sedangkan pelaku tidak menjadi sasaran amukan warga karena terlebih dulu diamankan aparat guna menghindari hal yang tidak diinginkan. 

Kadus setempat, Awaludin Latif yang dikonfirmasi membenarkan atas tindakan warga yang merusak rumah terduga pelaku tersebut. 

“Warga yang rusak, karena marah atas perbuatan bejat ayah korban,” ujarnya kepada wartawan, Senin (24/5).

Sebelum terbongkar, ayah tiga anak tersebut sempat membawa korban untuk dititip di rumah temannya.

Kemudian pihak desa bersama aparat yang curiga dengan kondisi korban yang sakit, mencari korban di Sekolahnya. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas.

“Dari keterangan Puskesmas, korban sakit karena keguguran. Kalau abrosinya kita tidak tahu kapan. Karena korban juga tetap sekolah meskipun dalam keadaan sakit,” ujarnya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ditanya awalnya korban dihamili pacarnya, namun setelah didesak untuk jujur, barulah korban mengaku diperkosa ayah kandungnya. 

“Korban mengaku diperkosa ayahnya. Korban dan Ibunya mendapat ancaman dari pelaku, sehingga tidak berani bercerita,” ujarnya. 

Setelah pelaku dinyatakan bersalah, selanjutnya diamankan aparat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Kemudian warga yang marah merusak rumah terduga pelaku. 

“Pelaku dimanakn malam itu juga, jadi tidak sempat menjadi amukan warga,” jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, pelaku kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak kandungnya inisial S (17) telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut, jelasnya Kamis (20/5).

Ayah hamili anak kandung di Lombok Tengah – kicknews.today

Berdasarkan Informasi,  pelaku melakukan aksi bejatnya berualng terhadap korban saat kondisi rumah dalam keadaan sepi.

Peristiwa tersebut terungkap saat korban mengalami pendarahan.

“Korban baru hamil tiga bulan. Tapi janinnya digugurkan dengan cara diberikan miras oleh terduga pelaku,” jelasnya. (ade)

Editor: Annisa

Laporkan Konten