in

Remaja spesialis Curanmor asal Bima kejar kejaran dengan aparat di Dompu

Terduga pelaku, R beserta barang bukti saat diamankan di Mapolsek Dompu

kicknews.today – Aparat kepolisian Mapolsek Dompu berhasil meringkus remaja asal Bima berinisial R (17), usai kejar-kejaran dengan anggota Rabu (17/2) sekitar pukul 01.00 Wita. R merupakan spesialis curanmor asal Dusun Wadu Mbani, Desa Ndano, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Kapolres Dompu melalui Kapolsek Dompu, IPDA I Kadek Suadaya S Sos menjelaskan, penangkapan itu berawal ketika salah seorang pemuda bernama Sultan sedang nongkrong dengan teman-temannya di pinggir jalan lintas Bima, tepatnya di depan SDN nomor 26 Dompu, Desa O’o, Kecamatan Dompu.

Tiba-tiba melihat seorang pengendara berboncengan dan mengenali sepeda motor merk Yamaha, type Jupiter MX diduga milik A Latif warga desa O’o yang hilang, Minggu (14/2) lalu sekitar pukul 03.00 Wita.

“Sultan menghubungi Wawan, anak dari A Latif. Dia mengaku melihat ada orang yang mengendarai sepeda motor seperti milik orang tuanya,” ujar Kapolsek.

Kemudian, setelah dipastikan itu motornya, Sultan dan teman-temannya bersama personil Polsek Dompu, mengejar pengendara yang diduga sebagai pelaku curanmor tersebut.

“Sebelum ditangkap dan dibawa ke Mapolsek, pelaku sempat kabur, masuk ke lahan jagung,” bebernya.

Di hadapan petugas, R mengaku tidak sendiri dalam aksinya tersebut. Melainkan bersama dengan dua rekannya.

Selain itu, remaja itu mengaku telah mencuri sepeda motor di 3 (tiga) TKP berbeda di wilayah Dompu.

“Saat ini R sudah kita amankan di Mapolsek Dompu. Sedangkan dua rekannya sedang diburu,” tegasnya.

Kapolsek menambahkan, aksi pencurian, korban mengaku menyimpan motornya di ruang tamu sekitar pukul 21.00 wita dalam keadaan stang dikunci. Sedangkan kunci motornya digantung di ruang keluarga samping ruang tamu. Di samping itu, korban juga memastikan kalau seluruh pintu dan jendela sudah tertutup rapat.

Namun saat terbangun, korban tak melihat motornya. Sementara pintu ruang tamu, dan jendela ditemukan dalam keadaan sudah terbuka.

“Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku masuk melalui fentilasi di atas jendela ruang tamu,” pungkasnya. (rif)

Editor: Redaksi

Laporkan Konten