in

Pura-pura Beli Bakso, 2 Pelaku Pencurian Uang Nasabah Bank di Mataram Diringkus

kedua tersangka IM dan FD telah diamankan pihak kepolisian Polda NTB

kicknews.today – Dua dari empat kompolotan spesialis Curat nasabah Bank asal Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan yang beraksi di Warung Bakso Banteng, Jalan Pariwisata No. 44, Pejanggik, Kota Mataram diamankan aparat.

Korban merupakan sorang warga yang baru selesai menukar uang di salah satu Bank di Kota Mataram, Jumat (5/2) pekan kemarin.

Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto mengatakan, berdasarkan hasil interogasi pelaku, aksi pencuriannya itu memang sudah di rencanakan sejak awal korban masuk ke bank untuk menukar uang.

Awalnya kata Artanto, korban berinisial IB warga Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram Bersama temanya HNP melakukan penukaran uang menjadi pecahan yang lebih kecil di sebuah Bank yang ada di Cakranegara, Kota Mataram.

Selesai menukarkan uangnya IB menaruh uang tersebut di dalam jok motornya. Kemudian IB dan HNP menuju warung bakso banteng yang berada di jalan Pariwisata.

“Di TKP korban memarkirkan kendaraannya lalu masuk dan memesan dua mangkok bakso. Namun uang yang sudah ditukar tadi tidak di keluarkan dari jok motornya,” kata Artanto, Rabu (10/2).

Tak lama kemudian, datang dua orang dengan inisial IM Bersama temannya AND menggunakan sepeda motor Honda Vario warna putih menuju parkiran bakso Banteng.

Kemudian, disusul dua orang berinisial FD dan DN datang menggunakan mobil avanza warna hitam dengan nopol l DR 1513 BL.

“Setelah mereka parkir kendaraannya IM dan FD pura pura membeli bakso dengan tujuan mengalihkan pandangan dagang Bakso dan mengawasi korban,” katanya.

Sedangkan DN dan AND berada di parkiran dan membuka paksa Jok motor korban.

Setelah berhasil mengambil uang di jok motor korban DN dan AND kabur menggunakan sepeda motor yang digunakan FD dan AND tadi.

Melihat temannya sudah berhasil menjalankan misi, FD dan IM hendak kabur menggunakan mobil yang dipakai DN.

“Namun penjual bakso curiga dan memberitahu korban bahwa motornya dicongkel,” kata Artanto.

Korban pun dibantu masyarakat setempat mencegat FD dan IM yang hendak kabur menggunakan mobil yang di pakai temannya waktu datang ke lokasi.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP Yasmara Harahap menjelaskan, kedua pelaku DN dan AND berhasil kabur. Kini mereka berdua tengah menjadi incaran polisi dan sudah di masukkan sebagai DPO Polda NTB

“Saat beraksi dua orang dari mereka sengaja membeli bakso sambil mengalihkan pandangan dagang bakso dan korban,” kata Harahap.

Dari hasil introgasi pelaku, polisi menduga bahwa komplotan ini sengaja datang ke Pulau Lombok untuk menjalankan aksi pencurian.

Atas dasar itu polisi menduga bahwa mereka sengaja datang dari luar daerah menuju Pulau Lombok untuk menjalankan aksi seperti itu, sebab mereka juga belum lama tinggal di Lombok.

Kini kedua tersangka IM dan FD telah diamankan pihak kepolisian Polda NTB beserta barang bukti lainnya yakni satu unit kendaraan R4 Merk Toyota Avanza warna hitam nopol DR 1513 BL dan satu keping CD Drive yang berisi rekaman CCTV.(Vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten