in

Puluhan Emak-emak di Lombok Tengah laporkan pengembang Perumahan Green Harmoni

Emak-emak warga BTB Green Harmoni saat diterima Polisi

kicknews.today -Puluhan emak-emak yang merupakan warga perumahan Green Harmoni Lingkungan Gerintuk, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya mendatangi Polres Lombok Tengah, Rabu (7/10).

Kedatangan mereka untuk melaporkan adanya perobohan tembok keliling di BTN itu yang diduga dilakukan oleh pihak pengembang.

“Kita merasa keberatan atas aksi pengerusakan tembok itu, sehingga kami datang melapor,” ujar Mamak Via kepada wartawan di Polres Lombok Tengah, Rabu (7/10).

Pihaknya merasa tidak nyaman, terlebih memang perobohan tembok diduga dilakukan secara sepihak. Karena mengetahui tembok pembatas untuk BTN ini dirobohkan pada Selasa (7/10) sekitar pukul 09.30 wita. Tembok tersebut, dirobohkan oleh sekitar sepuluh orang.

“Orang- orang yang merobohkan ini bukan berasal dari BTN itu, kita berusaha melakukan pencegatan tapi mereka tetap memaksa,” ujarnya.

“Tiba- tiba orang- orang ini membawa linggis untuk merobohkan tembok kita bahkan terkesan ada intimidasi,”terangnya.

Lebih jauh disampaikan, pihaknya tidak keberatan jika nantinya pihak pengembang melakukan perluasan BTN. Namun, yang mereka sayangkan adalah saat dilakukan perobohan tembok ini, terkesan dilakukan dengan emosi. Sehingga, para ibu- ibu yang berada di BTN tersebut merasa tidak nyaman.

“Yang kita laporkan ini sikap mereka saat melakukan pembongkaran yang terkesan marah- marah dan memang pembongkaran dilakukan secara sepihak,” terangnya.

“Silahkan mau bangun 1000 BTN tidak masalah, tapi buat jalan lain,” katanya.

Ibu lainnya berinisal MA menegaskan, sebelumnya memang para ibu- ibu ini sudah didatangi oleh kepala dusun (Kadus) dan pengembang atau developer. Dimana, memang mereka saat itu dilakukan mediasi, hanya saja memang saat itu belum ada solusi. Sehingga, pihaknya merasa heran ketika tiba- tiba tembok di BTN mereka dirobohkan.

“Kalau mau buat BTN maka silahkan tapi jangan gunakan akses jalan kami ini dan yang kita laporkan ini bukan masalah pembangunan. Tapi kenyamanan kita yang berada di BTN akibat dari perobohan tembok ini,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang penyidik Satreskrim Polres Lombok Tengah, Jumalan Harara menerangkan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan dari emak- emak tersebut, termasuk akan berkoordinasi juga dengan jajaran dibawah. Mengingat informasi yang mereka terima akan ada mediasi antara warga dengan pihak devloper.

“Laporan kita terima dan informasinya kan akan dilakukan mediasi, makanya nanti akan kita koordinasi juga ditingkat bawah,”terangnya.

Sementara, pihak devloper perumahan Green Harmoni belum bisa dikonfirmasi terkait persoalan ini. (Ade)

Editor: Dani

What do you think?

Member

Written by ade ahyar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

BMKG: Ada potensi gelombang laut setinggi 4 meter

Dua Desa di Bima kembali bentrok, seorang warga tewas tertembak