in

Pembunuhan Sadis di Lombok Tengah, Pelaku dan Korban jalin hubungan Sejenis

kicknews.today – Kurang dari 24 Jam, pelaku pencurian dengan dengan kekerasan (Curas) sadis yang terjadi di Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah berhasil ditangkap Polisi, Kamis (4/2). Pelaku inisial IB dan FA serta korban Awan Hamzah (30). Terungkap, antara pelaku dan korban merupakan penyuka sesama jenis.

Salah satu pelaku Inisial IB (20) waga Desa Aik Mual mengatakan, ia tega menghabisi nyawa korban dengan silet dibantu pelaku FA (17) warga Desa Jago tersebut. Alasannya karena sakit hati.

“Saya kesal, tapi tidak pernah direncanakan untuk membunuh korban,” ujarnya kepada wartawan saat rilis pers di halaman Polres Lombok Tengah.

Korban diketahui berperilaku menyimpang alias waria, menjalin hubungan sesama jenis dengan pelaku. AB suka dengan korban hanya karena alasan materi.

Pada sebuah kesempatan, korban mengajak AB berhubungan badan dengan cara sodomi.

Iming imingnya, Awan Hamzah berjanji akan memberikan uang dan rokok jika mau menurut. Namun IB menolak, malah ajakan korban ditawarkan kepada FA.

“Saya tidak mau, kemudian saya mengajak FA untuk melakukan sodomi dengan korban,” jelasnya.

Sebelum kejadian, dirinya diminta membeli bahan untuk membuat kue oleh korban, berikut silet serta minuman keras. Pada malam hari itu para pelaku dan korban sempat membuat kue sambil minum.

Namun hingga pesta miras selesai, uang yang dijanjikan pelaku tidak kunjung diberikan. Kalap hanya karena uang rokok, IB langsung membekap korban. Entah setan apa yang merasuk ke IB, tanpa ampun membunuh korban dengan silet yang dibeli sebelumnya.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, pelaku ditangkap di Desa Kuta, Kecamatan Pujut.

Selain berhasil mengamankan pelaku, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga merupakan hasil curian berupa Uang, Rokok, Kue, Silet, HP dan Sepeda Motor.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman paling lama seumur hidup,” jelasnya.

“Motif pelaku ingin menguasai harta korban dan dipengaruhi miras. Kita masih lakukan pemeriksaan,” katanya saat didampingi Kasatreskrim Polres Lombok Tengah.

Untuk diketahui, korban Awan Hamzah (30) warga Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di leher di tempat tidurnya di dalam rumahnya, Rabu (3/2).

Informasi yang dihimpun wartawan, korban yang tinggal seorang diri di rumahnya itu ditemukan pertama kali oleh kakak dan teman korban yang saat itu mencari korban di rumahnya. Setibanya di sana kedua sanksi melihat pintu samping rumah korban dalam keadaan terbuka dan memanggil korban tida ada yang jawab.

Sehingga kedua saksi masuk dan betapa kagetnya setelah melihat korban dalam keadaan bersimbah darah ditempat tidurnya. Kemudian atas kejadian itu kedua saksi terik dan warga setempat berhamburan melihat korban yang tewas di rumahnya. (Ade)

Editor: Dani

Laporkan Konten