in

Minta maaf sudah buat Hoax dibegal di Jalan Lingkar, Perempuan ini ngaku yang terjadi sebenarnya..

kicknews.today – Sebelumnya Polresta Mataram manggil Bos Rajungan Resto di Lingkungan Bintaro terkait viralnya berita pembegalan di Jalan Lingkar Selatan pada Minggu (13/12) pekan ini.

Diketahui, Minggu malam lalu, HM pemilik Rajungan Resto menyebarkan berita terkait pembegalan yang dilakukan pelaku terhadap salah satu stafnya. Kabar hoax tersebut ia bagikan ke salah satu grup whatsapp yang kemudian viral dan santer membuat warga panik.

Menanggapi perihal berita hoax tersebut, Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa memanggil Bos Rajungan Resto dan Staf Rajungan Resto inisial NA terkait beredar dan viralnya berita pembegalan tersebut.

Baca berita sebelumnya: Bos Rajungan Resto diperiksa Polres Mataram karena sebar berita hoax pembegalan

“Kita sudah panggil dan kami berikan mereka untuk memberikan keterangan terkait penyebaran berita hoax tersebut,” kata Kadek, Selasa (15/12).

Pembuat berita hoax yang merupakan staf Rajungan Resto NA meminta maaf atas viralnya berita tentang pembegalan yang dilakukan terhadap dirinya.

Ada pun bunyi pesan hoax yang dibuat NA dan disebar HM ialah:

“As.wr.wb. Diinformasikan bahwa semalem telah terjadi perampokan atau pembegalan di jalan lingkar selatan sekitar jam 10.30 , Korban staff kasir RAJUNGAN RESTO MoTor Vario hitam puih flat EA 4334 X . Mohon info diteruskan sama kawan atau group yg lain semoga jangan melintas di jalur lingkar selatan diatas jam 9 malam. Menurut pngakuannya korban pelaku ada 4 Orang. Semoga rekan2 di group bisa waspada dan mohon petunju. Terimakasih”.

Atas pesan hoax tersebut, NA pun meminta maaf kepada publik. Kata NA saat memberikan keterangan di Polresta Mataram Selasa siang, mengaku dirinya khilaf atas pesan hoax yang dibuatnya.

“Sebelumnya saya minta maaf. Cerita itu memang hoax. Yang benar itu saya mengalami pencurian motor dan hp di salah satu Hotel Cakranegara,” terang wanita Asal Pagutan Barat itu kepada kicknews.today.

Ia sengaja membuat cerita hoax karena tidak ingin bosnya atau pemilik Rajungan Resto menganggap dirinya keluyuran ke wilayah Cakranegara.

“Saya sengaja buat berita kalau saya dibegal di jalan Lingkar Selatan. Karena jalan Lingkar Selatan itu lebih dekat dari rumah saya,” jelas NA.

Pun pencurian yang menimpanya dirinya itu benar adanya. Katanya Saat kejadian pencurian, bahwa ia merasa ada beban berat yang dialami dirinya.

“Saya buat berita hoax itu untuk memancing kepudilian bapak HM ke saya. Saya tidak ingin dia berfikir saya keluyuran,” kata NA.

“Saat itu juga saya sedang kosong. Saat saya motoran di jalan, saya tidak tahu persis proses hilang motor dan handphone saya. Itu saya posisinya kurang sadar,” cerita NA.

Menurutnya, pencuri yang membawa kabur handphone dan motornya pada malam Minggu (12/12) tersebut dibawa lari oleh orang yang tidak ia kenal.

“Saat itu saya merasa diri saya terjatuh. Setelah itu motor dan tas saya tidak ada. Saya belum pernah ketemu dengan pelaku,” kata NA.

NA pun mengaku, tak pernah berniat membuat kabar hoax tetang dirinya dibegal oleh empat orang tak dikenal tersebut. Tidak ada niatan untuk bohong ke HM.

“Saya hanya tidak ingin beliau berfikir buruk ke saya,” ujar NA.

Untuk berita yang sudah beredar lanjut NA, ia pun minta maaf.

Saat ini pun, kasus yang menimpa dirinya terkait kasus penculikan tersebut sedang di dalami pihak Polresta Mataram.

“Kita sudah pegang identitas pelaku. Kita sedang kejar,” timpal Kadek.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Golkar harap JODA tidak kecewakan masyarakat Lombok Utara

Forum Masyarakat NTB dukung penyelesaian masalah Rizieq Shihab dan FPI lewat jalur hukum