in

Nganggur setelah keluar Penjara, Pemuda di Mataram maling Motor

Pelaku pencurian kendaraan bermotor yang dibekuk Polsek Pagutan

kicknews.today – Baru genap empat bulan bebas dari penjara, seorang residivis kasus pencurian berinisial AW (36), kembali berulah.

Dia mencuri sepeda motor di Lingkungan Griya Pagutan Indah, Kota Mataram.

Kapolsek Pagutan, Iptu I Ketut Artana mengatakan, aksi AW mencuri sepeda motor terungkap dari pemeriksaan rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban.

“Kita mendapatkan bukti CCTV ini dari hasil olah TKP. Dalam rekamannya terlihat AW menggeret sepeda motor korban dan membawanya kabur,” kata Artana, Senin (24/5).

Hasil rekaman CCTV, identitas terduga pelaku pun terungkap. Kemudian polisi melakukan penelusuran di lapangan.

Keberadaan AW pun terungkap saat sedang melintas di Jalan Pantai Senggigi di Lingkungan Griya Pagutan Indah, pada Sabtu (22/5) lalu.

“Saat ditangkap, pelaku sempat memberikan perlawanan. Tetapi berhasil dicegah aparat,” ujarnya.

Dari penangkapannya, pria asal Lingkungan Karang Bengkel, Kota Mataram, itu mengakui telah menjual sepeda motor korban kepada seorang penadah di wilayah Mataram berinisial NI dengan harga Rp 3 juta.

“Penadahnya juga kita tangkap,” ujarnya.

Kepada polisi, NI mengakui bahwa sudah tiga kali menerima penjualan sepeda motor yang diduga hasil curian dari AW.

“Sampai saat ini kita masih melakukan pengembangan. Dimana saja, pelaku pernah beraksi. Informasinya ada di TKP Batu Dawa, Perumnas dan Babakan,” jelas Kapolsek.

Di depan petugas, AW mengaku tidak memiliki pekerjaan setelah keluar dari penjara. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan harian, AW mengaku terpaksa kembali melakukan aksinya.

“Uangnya saya gunakan memenuhi kebutuhan hidup dan juga membayar hutang,” pungkas AW sambil menunduk di hadapan petugas.

Akibat perbuatannya, kini AW dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara. Sedangkan untuk NI, dijerat Pasal 480 KUHP tentang Penadahan Barang Curian yang ancaman hukumannya empat tahun penjara.(Vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten