in

Miliki Sabu, Perempuan di Dompu diringkus


kicknews.today– Diduga miliki shabu, perempuan asal Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu berinisial, YY (39) diringkus polisi. Bersangkutan diringkus di kediamannnya oleh Ops Narkoba Polda NTB, Jumat (2/10) sekitar pukul 14.00 Wita.

YY tak berkutik setelah didapatkan sejumlah barang bukti saat dilakukan penggeledahan di rumahnya. Karena hal tersebut dia ditangkap dan digiring ke Mapolres Dompu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum.

Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, Aiptu Hujaifah mengungkapkan, penangkapan dilakukan setelah tim mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang warga Soro Barat yang dicurigai menyalahgunakan Narkoba. Atas informasi tersebut Tim yang dipimpin AKP I Made Yogi Purusa Utama SE, SIK bergerak menuju rumah terduga.

“Sesampainya di rumah terduga, Tim menunjukkan Surat Perintah Tugas (SPRIN GAS) sebelum menggeledah. Penggeledahan disaksikan warga setempat,” ujarnya.

Dijelaskannya, di lantai 2 rumah terduga, tim menemukan sebuah kardus yang berisi pakaian kotor dan bantal. Karena merasa curiga Tim membongkar kardus tersebut. Kemudian di bawah tumpukan pakaian kotor dan bantal ditemukan sebuah kresek warna hitam. Setelah dibuka sejumlah barang bukti ditemukan didalamnya yaitu 1 (satu) bungkus plastik yang di dalamnya berisi 3 (tiga) bungkus kecil shabu dengan berat bruto 15,7 gram. 1 (satu) bungkus plastik yang di dalamnya berisi 8 (delapan) bungkus shabu dengan berat bruto 16,3 Gram.

“Total barang bukti shabu seberat 32 gram. Selain itu ditemukan pula 16 (enam belas) klip transparan kosong dan 1 (satu) unit timbangan elektrik,” ungkapnya.

Dari penguasaan terduga Tim juga menyita barang bukti lain yang dicurigai erat kaitannya dengan dengan perkara pidana yang diperbuatnya. Yakni uang tunai senilai Rp. 46.209.000, 1 (satu) unit HP merek Nokia kecil warna Hitam, 1 (satu) Unit HP Samsung type A50 dan
1 (satu) buah Buku rekening BRI simpedes.

Atas perbuatannya terduga akan menjalani proses hukum dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2 ) UU RI No. 35 tahun 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan Pasal 112 ayat (2 ) UU RI NO 35 tahun 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun. (rif)

What do you think?

Premium

Written by TIM Redaksi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Puluhan Desa di Lombok Tengah Mulai Kekurangan Air Bersih

Bos Persik Kediri, Anggota DPR RI yang fokus soroti Mandalika positif COVID-19