in

Membandel, Tim Gabungan bongkar arena Judi Sabung Ayam di Lombok Tengah

kicknews.today – Aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP kembali membongkar arena Judi sambung Ayam. Kali ini di Dusun Kapit Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (9/1). Penertiban itu dilakukan karena lokasi yang sempat di tutup beberapa bulan dibuka kembali oleh pemiliknya.

Danramil 1620-05/Janapria Kapten Inf Suliono mengatakan, pembongkar arena judi sabung ayam di lahan milik Papuk Adi tersebut dilakukan karena melanggar surat perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

Informasi diterimanya dari masyarakat, arena judi tersebut mulai dibuka kembali.

“Papuk Adi melanggar isi perjanjian tertulis tanggal 19 September 2019 yang disepakati bersama untuk tidak lagi membuka arena perjudian tersebut, sehingga kita bongkar,” ujarnya kepada wartawan.

Sebelum melakukan pembongkaran, petugas gabungan secara persuasif mengingatkan kembali isi kesepakatan Papuk Adi dengan Forkopimca Janapria terhadap sanksi pelanggaran apabila membuka kembali arena perjudian tersebut.

“Saat di lokasi, petugas gabungan langsung membongkar tenda-tenda termasuk batas-batas tembok yang dipakai sebagai arena judi. Setelah itu Papuk Adi dibawa ke Polsek Janapria untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan Perjudian dan apapun bentuknya merupakan perbuatan melanggar hukum dan memilki dampak tumbuhnya penyakit masyarakat serta berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Apalagi di masa Pandemi Covid-19 saat ini, masih dalam prioritas perhatian pemerintah, untuk selalu menghimbau masyarakat agar tetap waspada serta mematuhi Prokes Covid-19,” jelasnya.

Pihaknya berharap kepada warga agar ikut berperan serta mencegah adanya kembali praktek perjudian dalam bentuk apapun dengan cara menginformasikan kepada aparat keamanan baik di tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten.

“Kami terus lakukan pengawasan melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar lokasi tersebut tidak digunakan lagi sebagai arena perjudian,” pungkasnya. (Ade)

Editor: Deo

Laporkan Konten